Lagi Viral Dewan Pengawas KPK, Polling Jagokan Ahok

Tangkapan layar akun @kangdede78 terkait polling nama kuat dewan pengawas KPK (@kangdede78)
Tangkapan layar akun @kangdede78 terkait polling nama kuat dewan pengawas KPK (@kangdede78)

BATUTIMES - Belum reda kekecewaan sebagian golongan terkait tak digubrisnya harapan atas lahirnya Perppu KPK dari Presiden Joko Widodo (Jokowi), kini ramai terkait pernyataan Jokowi yang akan memilih secara langsung dewan pengawas KPK, tanpa adanya seleksi oleh DPR.


Pernyataan itu pun ramai jadi perbincangan berbagai kalangan. Bahkan, sebagian kalangan menyampaikan, nantinya dewan pengawas KPK akan diisi oleh orang-orang dekat Jokowi. Seperti yang disampaikan pakar hukum tata negara dari Universitas Andalas, Feri Amsari yang menilai, Jokowi akan menempatkan orang-orang dekatnya di jajaran Dewan Pengawas untuk memuluskan agendanya di KPK.
"Siapapun dewan pengawasnya pastilah orang-orang jokowi yang tentu saja punya kepentingan di KPK untuk kemudian menjalanlan kepentingan Jokowi," ujarnya.
Tak hanya kalangan pakar, warganet pun ramai-ramai membuat polling terkait siapa saja yang pantas dan cocok masuk jadi dewan pengawas KPK.
Seperti yang diluncurkan oleh Dede Budhyarto dengan akun @kangdede78. "[Polling]. Siapa yang berpotensi menjadi  #DewanPengawasProRakyat @KPK_RI yang memiliki integritas dan track record anti korupsi, agar menjadi pertimbangan Presiden @jokowi," cuitnya sambil mencantumkan nama Saut Situmorang, Antasari Azhar, Oce Madril, dan Ahok BTP.
Polling yang telah diikuti oleh 2.658 suara dan menyisakan dua hari lagi itu, ternyata menjagokan Ahok sebagai kandidat warganet untuk mengisi dewan pengawas KPK.
@zlametabidin, "@KPK_RI dan @jokowi @basuki_btp yg paling layak tuk menjadi ketua dewan pengawas..."cuitnya, Minggu (3/11/2019).
Senada @wufaliang juga menuliskan, "Saya vote @basuki_btp walau saya pesimis. Tidak mungkin pak @jokowi BERANI pilih pak Ahok (seandai nya aturan hukum nya memungkinkan), karena pasti partai2 pendukung pak Jokowi gak akan setuju dan gak mungkin pak Jokowi berani melawan partai2 pendukung nya," ujarnya pesimis.
Banyaknya yang menjagokan Ahok, terlihat dari hasil polling yang dishare @kangdede78, Minggu (3/11/2019) siang pukul 11.26 WIB. Dengan perolehan suara untuk Ahok mencapai 75 persen, sedangkan Antasari 21 persen dari 340 suara.
Sebagian warganet lainnya juga ikut nimbrung dalam polling itu dengan ragam komentar. Dimana, mereka menyampaikan, bahwa untuk menjadi dewan pengawas KPK salah satu syaratnya tak pernah dipidana penjara dan bukan dari partai politik.
@JackBoydLapian, "Syarat minimal 55 Tahun. @basuki_btp umur 53 Tahun dan tidak boleh anggota atau pengurus partai. Saya pilih Antasari Azhar utk polling ini," cuitnya yang senada dengan @sutanto_eddy, "Ahok BTP sm Antasari Azhar tidak lolos UU KPK yg baru pasal 37C," tulisnya.
Lepas dari persyaratan itu, nama Ahok memang cukup banyak yang dipilih oleh warganet di polling tersebut. Mereka menyampaikan, jejak rekam dan karakter Ahok pas dan cocok untuk menjadi dewan pengawas KPK.
@Ida_Rosa11, "Pak ahookkk ... Sya smp saat ini masih percaya bapakkk .....Majuu pakkkk .. Gorok tuhhh para koruptorrr," cuitnya bersemangat.
Warganet lainnya juga mengomentari, bahwa polling itu hanya sekedar untuk mengorbitkan nama Ahok kembali. "wahh rupanya mau ngorbitin ahog si mulut jam***," cuit @semproelz.
 

 

Pewarta : Dede Nana
Editor : A Yahya
Publisher :
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->