Puluhan Pengamat Hujan dapa Penyuluhan BMKG Karangploso

Ahmad Lutfi, prakirawan Stasiun Klimatologi BMKG Karangploso menunjukkan alat kerja yang digunakan para petugas pengamat pos hujan‎ untuk menghasilkan data curah hujan. (Foto: ferry/malangtimes)
Ahmad Lutfi, prakirawan Stasiun Klimatologi BMKG Karangploso menunjukkan alat kerja yang digunakan para petugas pengamat pos hujan‎ untuk menghasilkan data curah hujan. (Foto: ferry/malangtimes)

MALANGTIMES - Data dan informasi curah hujan bagi masyarakat dan para pembuat kebijakan merupakan hal penting, sehingga peran dari pengamat pos hujan sebagai pencatat data di lapangan menjadi vital. Hal ini diungkapkan Ahmad Lutfi, prakirawan klimatologi Stasiun Klimatologi Karangploso.

"Para pengamat ini ibarat dalam sepakbola adalah striker. Karena data yang diolah oleh BMKG berdasar laporan dari mereka," ujar Lutfi, panggilan akrabnya.

"Akurasi data menjadi hal mutlak," tegas Lutfi saat ditemui MALANGTIMES pada kegiatan Penyuluhan Pengamat Pos Hujan di Karangploso, Kamis (6/8/2015).

‎Data yang dikirimkan oleh para pengamat pos hujan kepada BMKG, menurut Lutfi akan diolah menjadi informasi yang akan disebarluaskan ke masyarakat dan para pengambil kebijakan. "Menggunakan aplikasi olah data dan statistika agar data-data curah hujan dari berbagai pos bisa menjadi informasi yang penting," jelas Lutfi yang juga menjadi pemateri dalam kegiatan ini.

Kegiatan penyuluhan ini dihadiri oleh 30 petugas pengamat pos hujan dari berbagai daerah di Jawa Timur, seperti Malang Raya, Batu, Probolinggo, Blitar, Lumajang, Jombang, Kediri, dan Mojokerto‎.

"Harapannya, dengan penyuluhan ini para petugas di lapangan akan semakin mengerti prosedur pengambilan data dan memahami peran penting pengamat pos hujan," pungkas Lutfi.‎ (*)

Pewarta : Ferry Agusta Satrio (MG5)
Editor : Hari Istiawan
Publisher : Yatimul Ainun
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->