Polres Blitar Kota Bekuk Komplotan Dukun Pengganda Uang Gadungan

Kelima pelaku penipuan uang ratusan juta diringkus Polres Blitar Kota
Kelima pelaku penipuan uang ratusan juta diringkus Polres Blitar Kota

BATUTIMES - Modus penipuan berkedok dukun pengganda uang dibongkar Polres Blitar Kota. Lima pelaku diamankan. Salah satu pelaku yang menyaru sebagai dukun (paranormal) dalam pengejaran. Penipuan ini sudah memakan korban dengan nilai kerugian ratusan juta rupiah.

Informasi yang dihimpun dari kepolisian, sebelumnya korban Hermanto (45) warga Jakarta melaporkan pelaku yang dipanggil Abah (50) ke Polres Blitar Kota. Her menyerahkan uang Rp 735 juta kepada Abah untuk digandakan.

Kepada korban, Abah mengaku berasal dari Kalimantan Selatan, namun ternyata pernah masuk penjara dengan kasus yang sama. Saat melancarkan aksinya, Abah tidak sendiri, dia dibantu lima orang yaitu,Burhandiasah, Mohamad Rizal, Andrijunaidi, Rudiansah,dan Rafli. Kelima anak buah Abah berhasil diringkus Sat Reskrim Polres Blitar Kota di seputaran Jalan Malioboro Yogyakarta,sekitar 04.00 WIB atau Jumat (8/11/2019) dini hari .

“Korban ini tertipu ratusan juta rupiah, awalnya korban dan Abah sejak satu bulan lalu, dan bertemu kembali setelah korban ditelepon tersangka Abah untuk ketemu, akhirnya korban bertemu pelaku di jalan Raya Pikatan KecamatanWonodadi, Kabupaten Blitar tepatnya depan RS Islam pada tanggal (5/11/2019) sore. Dari awal pertemuan Abah dan Hermanto seterusnya korban langsung diajak ketemuan di Hotel di kawasan Jalan Merdeka Kota Blitar. Dalam pertemuan Abah mengaku dapat menggandakan uang kepada Hermanto dan di hotel pelaku mengadakan ritual penggandaan uang. Dalam waktu yang sama korban menerima telepon dari seseorang untuk meyakinkan Abah bisa,” terang Kapolres Blitar Kota, AKBP Adewira Negara Siregar dalam pres rilis yang digelar Jumat (8/11/2019).

Tersangka Abah melancarkan beragam tipu muslihat untuk mengelabui korban. Saat korban lengah di mana korban tertidur di kamar untuk ritual, tersangka Abah, secara diam-diam meninggalkan korban sendirian. Rupanya Abah keluar menemui para tersangka lain di kamar berbeda di hotel yang sama.

Sekitar hampir 5 jam Abah tak kunjung menampakkan batang hidungnya dan berpura-pura melakukan ritual di kamar hotel. Korban pun akhirnya memberanikan membuka kotak kardus yang semula diisi uang Korban, ternyata hanya berisi potongan potongan kertas dan seperangkat alat Ritual. Merasa jadi korban penipuan, korban pun melapor ke Mapolres Blitar Kota pada Minggu (6/11/2019) pagi.

“Korban kehilangan uang ratusan juta rupiah dalam waktu satu malam. Kita langsung lakukan olah TKP dan mengamankan seperangkat alat ritual dan potongan kertas sebesar uang sebanyak satu karung,” terang kapolres.

Kapolres menambahkan, sebelum kejadian itu korban baru kenal dengan pelaku selama satu bulan. Dalam perkenalan itu pelaku mengiming-imingi korban bahwa dirinya bisa menggandakan uang hingga dua kali lipat.

“Sebelumnya korban dan pelaku ini saling kenal kemudian pelaku menawarkan bahwa dirinya bisa menggadakan uang,lantas korban merasa tertarik dengan tawaran pelaku,” jelasnya.

Dalam pertemuannya dengan Abah, korban sempat merekam wajah pelaku dengan menggunakan ponsel android. Polisi masih melakukan lidik dan mengejar jejak Abah yang diperkirakan kabur ke Kalimantan.

“Dari kejadian tersebut Polisi menyita Sisa uang sekitar Rp 300 juta, 13 ponsel, setumpuk potongan kertas seukuran lembaran uang, dan seperangkat alat Ritual. Bila terbukti para tersangka kita jerat pasal 372 ya 378 KUHP dengan ancaman di atas 5 tahun,” pungkas Adewira.(*)

Pewarta : Aunur Rofiq
Editor :
Publisher :
-->

    Tidak ada artikel terkait

Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->