Serahkan Hadiah Lomba Desa, Bupati Blitar: Mobil Ini dari Uang Rakyat, Jaga dan Rawat dengan Baik

Bupati Blitar Rijanto menyerahkan hadiah lomba desa secara simbolik kepada Kades Gogodeso Choirul Anam (Foto: Aunur Rofiq/BlitarTIMES)
Bupati Blitar Rijanto menyerahkan hadiah lomba desa secara simbolik kepada Kades Gogodeso Choirul Anam (Foto: Aunur Rofiq/BlitarTIMES)

BATUTIMES - Bupati Blitar Rijanto mengapresiasi sekaligus menyerahkan hadiah kepada 22 pemenang Lomba Desa/Kelurahan di Tingkat Kecamatan Tahun 2019. Hadiah berupa piala dan mobil Gran Max diserahkan bupati di halaman kantor Pemkab Blitar, Minggu (10/11/2019).

Dari pantauan BLITARTIMES, penyerahan hadiah oleh para pemenang Lomba Desa/Kelurahan tersebut dihadiri kepala OPD terkait, camat se Kabupaten Blitar, kades dan lurah se Kabupaten Blitar dan kades pemenang lomba desa. 

Menurut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Mujianto, tujuan dilaksanakannya Lomba Desa/Kelurahan tersebut yaitu untuk meningkatkan partisipasi masyarakat desa.

“Berdasarkan Permendagri No.81 Tahun 2015 tentang Evaluasi dan Perkembangan Desa, kegiatan Lomba Desa dan Kelurahan bertujuan untuk mengetahui tahapan dan tingkat keberhasilan perkembangan desa/ kelurahan dalam kurun waktu satu tahun,” terang Mujianto.

Penilaian tingkat perkembangan desa dan kelurahan dilakukan melalui 4 tahapan. Pertama, lomba desa dan kelurahan tingkat kecamatan. Kedua lomba desa dan kelurahan tingkat kabupaten/kota. Ketiga, lomba desa dan kelurahan tingkat provinsi. Keempat, lomba desa dan kelurahan tingkat regional.

“Kami akan selalu melakukan pembinaan terhadap desa secara berkelanjutan.Kerjasama semua pihak mewujudkan kemajuan dalam pembangunan di desa, apalagi masuknya dana desa,” tegasnya.

Sementara itu Bupati Blitar Rijanto di kesempatan ini menyampaikan, hadiah lomba desa memang sengaja diberikan dalam bentuk mobil operasional. Ini dilakukan sebagai upaya peningkatan fasilitasi desa. Harapannya, desa bisa semakin memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

“Ini akan mempengaruhi tingkatan klasifikasi desa, yakni dari desa tertinggal ke desa maju, sampai ke desa mandiri. Dengan sistem ini, Dinas PMD dan dinas-dinas lainnya bisa lebih cepat menggerakkan program untuk pembangunan desa,” terang bupati.

Lebih dalam bupati berpesan kepada desa yang memperoleh mobil operasional, bahwa ini merupakan reward atas prestasi desa. “Mobil itu didanai dari uang rakyat, jadi harus dirawat dengan baik,” tandasnya.

Adapun pemenang Lomba Desa/Kelurahan tingkat kecamatan tahun 2019 yakni, Desa Pojok Kecamatan Garum, Desa Balerejo Kecamatan Wlingi, Desa Sidomulyo Kecamatan Bakung, Desa Tambakrejo Kecamatan Wonotirto, Desa Gogodeso Kecamatan Kanigoro, Desa Plosoarang Kecamatan Sanankulon, Desa Pagergunung Kecamatan Kesamben, Desa Plumpungrejo Kecamatan Kademangan.

Desa Boro Kecamatan Selorejo, Desa Karangbendo Kecamatan Ponggok, Desa Serang Kecamatan Panggungrejo, Desa Sumberarum Kecamatan Wates, Desa Soso Kecamatan Gandusari, Desa Ngembul Kecamatan Binangun, Desa Kaliboto Kecamatan Wonodadi, Desa Selopuro Kecamatan Selopuro, Desa Bagelenan Kecamatan Srengat, Desa Jambepawon Kecamatan Doko, Desa Jiwut Kecamatan Nglegok, Desa Kendalrejo Kecamatan Talun, Desa Sumberjo Kecamatan Sutojayan.(kmf)

Pewarta : Aunur Rofiq
Editor :
Publisher :
-->

    Tidak ada artikel terkait

Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->