Grand Show Festival Mbois Sukses Digelar, Disperin Kota Malang Makin Perkuat Ekonomi Kreatif

Plt Kepala Dinas Perindustrian Kota Malang, Wahyu Setianto saat memberi sambutan dalam gelaran Grandshow Festival Mbois (Humas Pemkot Malang for MalangTIMES).
Plt Kepala Dinas Perindustrian Kota Malang, Wahyu Setianto saat memberi sambutan dalam gelaran Grandshow Festival Mbois (Humas Pemkot Malang for MalangTIMES).

BATUTIMES - Grand Show Festival Mbois tahun 2019 sukses digelar di kawasan Kayutangan Heritage, Minggu (10/11/2019). Gelaran yang sudah dilakukan ke empat kalinya ini semakin memperkuat ekonomi kreatif yang berkembang di Kota Pendidikan ini.

Mengangkat tema The Power of Collaboration as a Legacy, Festival Mbois ke empat ini menurut Plt Kepala Dinas Perindustrian Kota Malang, Wahyu Setianto bertujuan mengusung semangat gotong royong dalam membangun sebuah wadah ekonomi kreatif.

"Melalui kegiatan ini diharapkan ekonomi kreatif semakin diperkuat," katanya saat memberi sambutan dalam gelaran Grand Show Festival Mbois, Minggu (10/11/2019) malam.

Wahyu menyampaikan, gelaran Festival Mbois selalu melibatkan pelaku ekonomi kreatif juga komunitas-komunitas kreatif. Selain itu juga selalu berupaya menggandeng berbagai stakeholder untuk memperkaya perkembangan dan pertumbuhan ekonomi kreatif.

Melalui gelaran yang rutin dilakukan setiap tahunnya itu, Wahyu optimis pertumbuhan ekonomi kreatif akan mampu berkembang semakin pesat. Karena satiap tahunnya selalu banyak kreasi dan inovasi yang diusung untuk memperkenalkan produk-produk ekonomi kreatif karya arek Malang ke berbagai penjuru negeri, bahkan mancanegara.

Selain menyuguhkan banyak produk ekonomi kreatif, dalam Grand Show Festival Mbois itu juga menampilkan berbagai kesenian menarik. Salah satunya drama tari Ken Arok The Legend of Hero yang mempunyai membius penonton serta tamu undangan yang hadir.

Drama tari tersebut disuguhkan dengan alunan musik dan tembang Jawa. Perjuangan sosok Ken Arok disuguhkan dan menceritakan perjuangan Ken Arok sebagai raja kebanggaan di Jawa. Persembahan itu didedikasikan untuk sederet tokoh penting dalam perkembangan kesenian yang telah membesarkan nama Kota Malang.

Ke tiga tokoh yang mendapat penghargaan dan apresiasi adalah Almarhum Rudi Satrio Lelono, Almarhum Budi Ayuga, dan Almarhum Luouis Wahyu. Ke tiganya merupakan sosok kebanggaan Kota Malang yang selalu mengharumkan Kota Pendidikan ini.

Selain itu, dalam acara penutup tersebut juga dilaunching platform digital jual beli yaitu pasarmbois.com. Platform yang dibuat oleh arek-arek kreatif di Kota Malang tersebut dikhususkan untuk memberi wadah pada pelaku ekonomi kreatif juga UMKM dalam memasarkan produknya.

Gelaran penutup Festival Mbois tersebut juga dihadiri Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianti Dadak, Wali Kota Malang Sutiaji beserta isteri, Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko, Kepala BI, Kepala BNI, dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Malang. 

Pewarta : Pipit Anggraeni
Editor :
Publisher :
-->

    Tidak ada artikel terkait

Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->