Revitalisasi Hutan Kota Batal, LPMK Salahkan Aliansi

Hutan Kota Malanbar. (Foto: Tristania Dyah/malangtimes)
Hutan Kota Malanbar. (Foto: Tristania Dyah/malangtimes)

MALANGTIMES - Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kota (LPMK) Kecamatan Klojen menyalahkan Aliansi Masyarakat Peduli Hutan Kota Malabar terkait pencabutan CSR yang dilakukan PT Amerta Indah Otsuka.

Koordinator LPMK, Samsul Hadi mengatakan adanya gerakan Save Malabar yang menghambat revitalisasi. "Warga sini (Kecamatan Klojen) kan setuju saja, aliansi yang bukan warga sini sibuk demo," kata Hadi.

Menanggapi hal itu, Koordinator Aliansi Aji Prasetyo mengatakan, seluruh gerakan aliansi benar-benar mewakili suara sebagain besar masyarakat Kota Malang. Sebab, gerakan aliansi selalu didukung oleh DPRD. Dimana DPRD adalah lembaga resmi yang menampung aspirasi rakyat.

"Kami jelas mewakili suara rakyat, kalau LPMK itu mewakili dan didukung siapa sih ?. Lagipula Aliansi tidak menolak revitalisasi, yang kami tolak pengalihanfungsi," tegas Aji.

Menurutnya, aliansi tidak akan ambil pusing dengan apapun komentar LPMK. Aliansi akan tetap fokus menuntut pemkot untuk melakukan pemulihan ekologis Hutan Kota Malabar.

Aji juga menuturkan agar pemkot dapat segera bertindak untuk melakukan pemulihan hutan kota kembali. (*)

Pewarta : Tristania Dyah
Editor : Hari Istiawan
Publisher : Rochmat Shobirin
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->