Tragedi di Mina 2015

Tiga Jemaah Asal Probolinggo Positif Meninggal Dunia

Foto: googleimage
Foto: googleimage

MALANGTIMES - Tragedi Mina, saat jemaah lempar jumrah aqobah yang banyak menelan korban jiwa akibat berdesak-desakan, diketahui ada tiga jemaah asal Probolinggo, Jawa Timur. Awalnya hanya diketahui satu jemaah atas nama Nero.

Abdul Aziz Anwar, kontributor TIMESINDONESIA yang juga melaksanakan ibadah haji melaporkan, bahwa sebelumnya diketahui hanya satu jemaah atas nama Nero, warga Desa Triwungan Kecamatan Kotaanyar Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Kronologis kejadian, saat itu Nero bersama istrinya Murtiningsih, terjatuh akibat terdorong ribuan jamaah haji lainnya saat melakukan lempar jumrah aqobah. Namun, Murtiningsih bisa menyelamatkan diri. Sementara Nero terjerembab dan terinjak kaki ribuan jamaah.

Selain Nero, dua korban lainnya adalah atas nama Ali Wafa Abdul Halim bin Supik, warga Pocok Liprak Wetan, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo, dan Abdul Karim, Kebonsari Wetan, Kota Probolinggo.

Menurut keterangan Asan Ketua Regu Talkandang Kotaanyar, Kabupaten Probolinggo bahwa Ali Wafa Abdul Halim dan Abdul Karim positif meninggal dunia atas insiden lempar jumrah aqobah di Mina.

Sementara itu, kondisi istri Nero, kini masih dirawat di rumah sakit karena mengalami patah tulang paha. Insiden di Mina itu disebabkan karena ada sekelompok jemaah haji yang tiba-tiba berhenti, sehingga terjadi penumpukan dan terjadi desal-desalan. Dari kejadian itu, banyak jemaah pingsan hingga meninggal dunia. (*)

Pewarta : Abdul Aziz Anwar
Editor : Yatimul Ainun
Publisher : Rochmat Shobirin
Sumber : TIMES Indonesia
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->