Banyak APK Hilang, KPU Akan Lapor Polisi

Salah satu APK yang rusak di Jalan Raya Kepanjen (Foto: Hilmy / MALANGTIMES)
Salah satu APK yang rusak di Jalan Raya Kepanjen (Foto: Hilmy / MALANGTIMES)

MALANGTIMES - Menindaklanjuti masuknya laporan kerusakan dan laporan hilangnya alat peraga kampanye (APK) di beberapa titik di Kabupaten Malang, KPU akan menindaklanjuti laporan terkait ke kepolisian. Langkah itu untuk menekan hilangnya APK karena dianggap mengandung unsur kriminal.

"Keseluruhan APK yang terpasang tentu kita sangat memahami dengan segala keterbatasan dalam menjaga dan mengamankannya. Tentunya kita tidak bisa sepenuhnya menjaga 24 jam khususnya untuk menghindari pengrusakan maupun kehilangan karena kesengajaan," kata Santoko, ketua KPU Kabupaten Malang kepada MALANGTIMES, Kamis (8/10/2015)

Untuk menekan hal tersebut, KPU bekerja sama dengan kepolisian untuk memantau sekaligus proses pengamanannya. Khususnya di tingkat kecamatan.

Terkait evaluasi banyaknya APK yang rusak, Santoko mengaku sudah melakukan cara yang bermacam-macam. Namun para perusak dan pencuri APK lebih lihai.

Pola pencurian APK yang berupa spanduk, sambung Santoko, sangat teratur. ''Kami tidak tahu, apakah itu kesengajaan atau tidak. Kami tidak bisa mendeteksinya,'' ujarnya. 

Karena itu, KPU terus berkoordinasi dengan PPK untuk melakukan penjagaan meski tidak bisa dilakukan selama 24 jam. Selanjutnya akan diteruskan ke kepolisian apabila ditemukan tindak kriminal dalam proses kerusakan dan kehilangan APK. (*)

Pewarta : Faishal Hilmy Maulida
Editor : Fathul Yasin
Publisher : Rochmat Shobirin
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->