UIN Merasa Telah Jadi Bagian dari Belanegara

Prof Dr Imam Suprayogo. (Foto: Tania/malangTimes)
Prof Dr Imam Suprayogo. (Foto: Tania/malangTimes)

MALANGTIMES – Prof Dr Imam Suprayogo, mantan rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, memastikan selama masa perkuliahan, mahasiswa-mahasiswi UIN sudah dilatih jiwa raganya untuk mencintai dan memajukan bangsa sebagai bentuk belanegara.

Sebab, setiap dosen yang mengajar selalu berusaha menyisipkan motivasi dan wejangan berdasarkan ajaran islam dan hadits yang sesuai dengan materi perkuliahan. Agar nantinya, mahasiswa dapat mengembangkan diri dan pikirannya secara luas. Mahasiswa dididik untuk berpikir besar.

Semisal, jika seseorang berkeinginan menjadi guru, karakter seorang pengajar dan pendidik diasah tidak hanya sekedar menjadi guru sekolah. Namun, berpikir bahwa dirinya adalah faktor utama kesuksesan generasi-generasi selanjutnya.

Sehingga, dalam proses belajar mengajar seorang guru benar-benar sedang berusah mencerdaskan anak bangsa. ”Tidak sekedar berkerja dan mencari nafkah,” kata Imam.

Menurutnya, karena selama masa perkuliahan mahasiswa terus menambah wawasan ilmu pengetahuan serta agamanya, hal itu cukup membantu untuk mencetak calon-calon penerus bangsa yang cerdas, amanah dan fatonah. 

”Asalkan ilmu pengetahuan dan agama itu dikaji seutuhnya, tidak setengah-setengah dan dicombine sebagai bahan pertimbangan jika akan mengambil keputusan,” tambah Imam.

Cita-cita itulah yang terus berusaha UIN wujudkan. Oleh karena itu, tidak hanya pembentukan karakter, UIN berupaya mencerdaskan mahasiswanya dari berbagai sisi bidang keilmuan dan diseimbangkan dengan ilmu agama. ”Cita-cita ini saya rasa termasuk dalam bela negara juga,” tutup pria berusia 64 tahun ini. (*)

Pewarta : Tristania Dyah
Editor : Fathul Yasin
Publisher : Rochmat Shobirin
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->