Walikota Malang: Sinergi Ulama dan Umara untuk Penanganan Kawasan Kumuh

Walikota Malang, HM Anton (kedua dari kiri) menghadiri Haul Raden Achmad Abdul Mutholib dan Bersih Desa RW 06 Kelurahan Sukun, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Rabu (14/10/2015) - Sumber foto: Humas Pemkot Malang
Walikota Malang, HM Anton (kedua dari kiri) menghadiri Haul Raden Achmad Abdul Mutholib dan Bersih Desa RW 06 Kelurahan Sukun, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Rabu (14/10/2015) - Sumber foto: Humas Pemkot Malang

MALANGTIMES - Penanganan kawasan kumuh merupakan program yang memerlukan partisipasi dan sinergi dari para pemangku kepentingan. Kelurahan Sukun, Kecamatan Sukun, Kota Malang menjadi salah satu lokasi percontohan dari program Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera) ini.

"Sinergi antara ulama dan umara, akan menjadi salah satu motor penggerak percepatan pembangunan. Kelurahan Sukun,  sebagai salah satu lokasi percontohan, saya harap mampu menjadi bukti konkrit keberhasilan penanganan kawasan kumuh,  "ujar Walikota Malang, HM Anton, saat berada di antar warga Kelurahan Sukun, Rabu (14/10/2015).

Kelurahan Sukun mendapat bantuan senilai Rp 10 milyar untuk penanganan kawasan kumuh. Bantuan ini merupakan bagian dari program 100 - 0 -100 Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kemenpupera.
Pengertian 100-0-100 adalah‎100 persen air minum, 0 persen kawasan permukiman kumuh, dan 100 persen akses sanitasi layak. (*)

Pewarta : Ferry Agusta Satrio
Editor : Yatimul Ainun
Publisher : Rochmat Shobirin
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->