Wisman Kagumi Cangar Sekaligus Kritik Sampah dan Bahasa

MENYENANGKAN: Para turis mancanegara saat berendam di air panas Cangar, Jumat (24/7/2016). (Foto : Galuh Pandu Larasati/BatuTIMES)
MENYENANGKAN: Para turis mancanegara saat berendam di air panas Cangar, Jumat (24/7/2016). (Foto : Galuh Pandu Larasati/BatuTIMES)

KOTABATU - Keindahan alam dan pemandian air panas Cangar Desa Sumber Brantas Kecamatan Bumiaji Kota Batu sangat menarik bagi wisatawan mancanegara. Mereka takjub dengan pemandangan alam lahan pertanian yang membentang indah di sepanjang perjalanan.

Dan yang pasti, air panas alami yang mengandung belerang membuat mereka betah dan sangat menikmati agenda traveling.

"Sepanjang perjalanan indah, tempat ini menyenangkan, dan kami bisa berendam di air panas," kata Jorg Schulte, salah seorang anggota rombongan wisatawan mancanegara dalam Bahasa Inggris.

”Tempatnya bagus, orang-orang di sekitar ramah, baik, respek, dan antusias,” imbuh Jamal Said,  turis lainnya.

Meski memuji, para wisman itu ternyata punya catatan khusus. Yakni penguasaan Bahasa Inggris pelaku wisata dan masyarakat sekitar sangat lemah. ”Tapi sayangnya mereka tidak bisa berbahasa Inggris. Sehingga kami tidak bisa berkomunikasi dan tidak ada interaksi yang lebih dengan mereka," kata Jamal.

Jamal mengatakan, bila Kota Batu ingin banyak dikunjungi wisatawan mancanegara, sumber daya manusia perlu ditingkatkan. Salah satunya adalah kemampuan Bahasa Inggris. Karena dimanapun di dunia, menguasai Bahasa Inggris adalah yang utama.

Selain penguasaan bahasa Inggris yang lemah, kurangnya perhatian terhaap kebersihan juga menjadi cibiran mereka.

Henry Huliseland, pemandu wisata asal Bali yang mendampingi mereka mengatakan, faktor kebersihan juga jadi penilaian para wisatawan mancanegara.

”Selama menemani wisman liburan, soal sampah dan macet yang sering dipermasalahkan. Kalau disini kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan perlu ditingkatkan. Buang sampah pada tempatnya," kririk Henry seraya menunjuk sampah yang berserakan di bawah pohon dekat pemandian air panas.

Keempat wisman asal Belanda Jamal, Jorg, Marlou, dan Melanie sedang berlibur selama seminggu di Indonesia. Selain Cangar sebagai salah satu tujuan wisata, mereka juga berlibur ke Coban Rondo, Taman Safari Bogor, dan akan melanjutkan perjalanan ke Gunung Bromo.

Sementara itu, berlaku sejak 25 April 2016 lalu, tiket masuk ke wisata pemandian air panas Cangar naik menjadi Rp 10.500 per orang untuk wisatawan lokal dan Rp 25.500 per orang untuk wisatawan mancanegara.(*)

Pewarta : Galuh Pandu Larasati
Editor : Yosi Arbianto
Publisher : Yosi Arbianto
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->