Tampil Modis Para Pelajar dengan Kalung Choker

Tatto choker yang terbuat dari plastik dikenakan oleh Dwi Andari Asmarani, pelajar kelas XII SMAN 1 Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)
Tatto choker yang terbuat dari plastik dikenakan oleh Dwi Andari Asmarani, pelajar kelas XII SMAN 1 Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

KOTA BATU - Choker, kalung yang menempel ketat di leher masih menjadi tren aksesoris bagi perempuan di 2017 ini. Seperti halnya yang dilakukan Dwi Andari Asmarani, pelajar kelas XII SMAN 1 Kota Batu ini.

Ia mengaku suka dengan kalung choker. Padahal sebelumnya ia tidak pernah suka memakai aksesoris yang melekat di leher.

"Kalung choker itu lucu, pertama kali lihat di drama Korea. Mulai dari situ saya tertarik," ungkap Dwi Andari Asmarani kepada Batu TIMES.

Sejak kalung choker booming di tengah-tengah masyarakat, khususnya di Kota Batu, perempuan yang akrab disapa Rani ini merasa tidak boleh ketinggalan. Apalagi harganya terjangkau untuk kalangan pelajar. Sehingga bisa tampil modis tetapi tidak mahal.

"Dulu itu saya gak suka pakai kalung tapi setelah choker muncul saya tertarik ternyata dipakai terlihat cantik dan kekinian," kata Rani.

Menurutnya, mengikuti perkembangan fashion bagi perempuan itu sesuatu hal yang wajib. Alasannya supaya tampil kekinian dan tidak ketinggalan jaman.

Seiring dengan perkembangan zaman, model choker banyak berkembang. Mulai dari choker berbahan pita, emas, perak, renda juga plastik. Model choker paling hits pada masa ini adalah tatto choker yang terbuat dari plastik.

Choker juga muncul dalam bentuk kalung bertahtakan permata sampai bahan kulit sederhana. (*)

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Yosi Arbianto
Publisher : Yosi Arbianto
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com