Sah, Dewanti - Punjul Tinggal Menunggu Pelantikan

Dari kanan ke kiri: Cahyo Edi Purnomo, Dewanti Rumpoko, Punjul Santoso, Abdul Majid, Kasmuri Idris. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)
Dari kanan ke kiri: Cahyo Edi Purnomo, Dewanti Rumpoko, Punjul Santoso, Abdul Majid, Kasmuri Idris. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

BATUTIMES, KOTA BATU - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu akhirnya menetapkan pasangan Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko - Punjul Santoso menjadi pasangan calon terpilih Pemilihan Wali Kota Batu 2017, Rabu (5/4/2017).

Penetapan ini bisa dilakukan setelah keduanya dinyatakan menang telak dengan 51.754 suara atau 44,57 persen dari 116.124 suara sah.

Penetapan juga bisa terlaksana karena Mahkamah Konstitusi (MK) menetapkan tidak ada sengketa hasil pilkada yang bisa diproses di MK, Senin (3/4/017).

Sidang MK menyatakan gugatan sengketa hasil pemilihan yang diajukan paslon nomor 1 Rudi-Sujono ditolak atau tidak dapat diterima.

"Gugatan dilayangkan pasangan nomor urut 1. Dalam hasil sidang MK, permohonannya tidak diterima sehingga bisa kami tetapkan," kata Ketua KPU Kota Batu Rochani di The Singhasari Resort Convention Hall.

Rochani menegaskan, usai penetapan pasangan calon terpilih, akan dilanjutkan dengan pelantikan. Rencananya pelantikan berlangsung bulan Desember 2017  mendatang.

Sementara Dewanti usai ditetapkan mengatakan "Setelah dilantik nanti, jajaran SKPD dan ASN mari bersiap untuk mengabdi kepada masyarakat Batu. Nanti rundingan dulu dengan Wali Kota Batu Eddy Rumpoko untuk tahapan yang akan dilanjutkan," kata Dewanti Rumpoko kepada BatuTIMES.

Dalam penetapan paslon terpilih, tampak hadir paslon nomor 4 Abdul Majid-Kasmuri Idris. Pasangan ini punya jiwa besar.

Menurut Majid  kekalahnya merupakan hal berat. Ia mengaku selama beberapa hari tidak enak makan.

Namun dengan kekalahan yang diterimanya merupakan pembelajaran pendewasaa dalam politik.

"Namanya kalah, luar biasa tidak enak makan. Namun kehadiran saya di sini hari ini karena saya datang mendaftar permisi, jadi berakhirnya pilkada juga harus pamitan," ungkap Majid.

Sementara itu, Komisioner KPU Jawa Timur Khoirul Anam menjelaskan rapat Pleno Terbuka Penetapan Pasangan Calon Terpilih sejatinya bukanlah penetapan, melainkan gathering kontestan pilkada.

Tetapi pasangan nomor 1 Rudi-Sujono dan pasangan nomor 3 Hairuddin-Hendra Angga Sonatha tidak hadir.

Ia berharap usai penetapan ini tidak ada lagi paslon 1,2, 3  dan 4. Tidak ada lagi pendukung paslon 1, 2, 3, dan 4. Yang ada adalah masyarakat Kota Batu yang menjunjung tinggi kenyamanan ketentraman dan kekeluargaan.

Ia juga mengapresiasi partisipasi masyarakat Kota Batu dalam pilkada yang cukup tinggi. "Surabaya tidak pernah partisipasi pemilu mencapai 60 persen. Tetapi Batu jauh memenuhi target nasional dengan 70 persen," kata Khoirul.

Ia menilai pendidikan demokrasi masyarakat Kota Batu bagus. Salah satu pemicunya hampir seluruh masyarakatnya bekerja di Kota Batu.

"Adanya lapangan pekerjaan adalah salah satu hasil upaya pemkot. Sehingga itu mengurangi angka golput," imbuhnya.

Sementara Wali Kota Batu Eddy Rumpoko juga menyampaikkan kebanggaannya terhadap masyarakat Kota Batu. Sebab kedewasaan berpolitik nantinya bisa menjadi contoh yang baik.

"Masyarakat Kota Batu mampu menjadi contoh untuk daerah lainnya. Karena keterlibatannya dalam pilkada 2017 hingga 70 persen," jelas ER sapaan akrab Eddy Rumpoko. (*)

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Yosi Arbianto
Publisher : Yosi Arbianto
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->