Gemar Makan Opor? Ayo Ikutan Lomba Opor Fiesta Jatim Park

Peserta lomba makan Opor Fiesta Jawa Timur Park sedang adu cepat menghabiskan semangkuk opor. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)
Peserta lomba makan Opor Fiesta Jawa Timur Park sedang adu cepat menghabiskan semangkuk opor. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

KOTA BATU - Mau makan gratis dan dapat hadiah uang tunai? Yuk mari ikutan Opor Fiesta Jawa Timur Park. Even ini berlangsung sejak 27-29 Juni dan 1-2 Juli 2017. Siapa bisa makan opor dengan cepat, pasti bisa membawa pulang hadiahnya. Lomba digelar saat jam makan siang, pukul 13.00 sampai 14.00.

Di hari pertama (27/6/2017) lomba yang berlangsung di Food Court Ken Arok Jatim Park 1, banyak wisatawan yang ambil bagian. Totalnya ada 19 peserta yang mengikuti lomba Opor Fiesta.

Mereka tidak hanya ditantang makan cepat. Tapi harus mengenakan busana muslim sebelum melahap opor.

Permainan diawali dengan mengenakan baju muslim terlebih dahulu. Lalu baru boleh menyantap makanan dan minum yang sudah disiapkan.

Panitia menyiapkan minuman dalam botol berukuran 200 mililiter. Lalu ada es buah dan satu mangkuk opor. Para peserta melahap dengan cepat kurang lebih selama satu menit.

Nanti dibabak final, finalis harus melahap opor dua kali lipat supaya bisa mendapatkan hadiahnya.

Selain lomba makan opor, juga ada lomba makan ice cream yang diikuti 18 peserta mulai anak-anak hingga dewasa.

Dibabak penyisihan, peserta hanya makan satu gelas es krim. Sedangkan saat final nanti harus memakan tiga gelas es krim.

Peserta asal Sidoarjo, Rizaldi mengatakan sangat senang bisa mengikuti lomba Opor Fiesta. Ia bisa nenikmati makan opor gratis. Rizaldi juga gembira bisa memeriahkan kegiatan tersebut.

"Senbang saja bisa ikut lomba ini. Hitung-hitung lumayan bisa makan gratis," kata Rizaldi saat berada di Food Court Ken Arok.

Sementara itu Majid Ridwan, Entertaint External Jatim Park 1 menjelaskan even Opor Fiesta sudah berjalan sejak dua tahun terakhir.

Tujuannya agar wisatawan bisa menikmati wahana sekaligus bisa menikmati lomba-lomba dan kegembiraan lain selama momen Lebaran.

Menurutnya pemilihan makanan opor identik dengan Lebaran. Penambahan penggunaan busana muslim supaya nuansa Lebaran sangat terasa dan supaya ada tantangan lainnya.

"Mereka harus pakai busana muslim supaya lebih ada tantangannya dan lebih terasa Lebarannya," jelas Majid kepada Batu TIMES.

Di hari pertama itu, rata-rata peserta yang mengikuti lomba dari Surabaya, Malang, Batu, Mojokerto, Jakarta, Pasuruan dan Pekalongan.

Ia pun berharap dibalik antusias para wisatawan, even Opor Fiesta ini bisa berlangsung lagi ditahun mendatang dengan lebih meriah. (*)

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Yosi Arbianto
Publisher : Yosi Arbianto
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com