Penguasaan Materi Lebih Baik dan Lengkap, Bupati Malang Rendra Kresna Lancar Lalui Tahap Akhir Nirwasita Tantra 2017

Bupati Malang Dr H Rendra Kresna saat menjawab berbagai pertanyaan dalam tahap akhir penganugerahan Nirwasita Tantra 2017, Kamis (06/07).(Humas for MALANGTIMES)
Bupati Malang Dr H Rendra Kresna saat menjawab berbagai pertanyaan dalam tahap akhir penganugerahan Nirwasita Tantra 2017, Kamis (06/07).(Humas for MALANGTIMES)

Tahap akhir bagi dua belas kepala daerah yang lolos seleksi dari tahapan penapisan,  penilaian dokumen utama informasi kinerja pengelolaan lingkungan hidup daerah oleh delapan tim panel penilai independen dalam meraih penghargaan Nirwasita Tantra 2017 berlangsung lancar saat Bupati Malang Dr H Renda Kresna mendapat kesempatan melakukan presentasi, tanya jawab,dan wawancara.

Dengan total waktu yang diberikan sekitar 80 menit kepada Rendra Kresna, seluruh tahapan akhir tersebut dilaluinya dengan lancar. Bahkan, menurut Budi Iswoyo, kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malang, Rendra menguasai betul materi yang dipresentasikan kepada tim panel penilai penghargaan Nirwasita Tantra 2017 dan berbagai unsur masyarakat yang hadir menyaksikan proses tersebut.

"Beliau menguasai materi serta paling lengkap dalam menyampaikan permasalahan lingkungan hidup dibanding dengan kepala daerah lainnya,"kata Budi Iswoyo, Jumat (07/07) kepada Malang TIMES.

Materi presentasi yang disampaikan Rendra, selain peta geo-strategis Kabupaten Malang, visi dan misi beserta strategi umum, isu prioritas lingkungan hidup dan berbagai kebijakan yang lahir dari kepeduliannya terhadap lingkungan hidup disampaikan secara lancar, lengkap dan tepat menggambarkan kondisi di wilayahnya. Misalnya kebijakan tata guna lahan dengan strategi peningkatan pengawasan lingkungan di wilayah pertambangan, peningkatan hasil indeks tutupan lahan serta pengawasan hutan lindung mengalami pertumbuhan positif setiap tahunnya.

"Penambahan tutupan vegetasi menuju provinsi hijau (MPH) seluas 1.842,30 ha di tahun 2016. Sedangkan luas tutupan lahan hutan diluar dan dalam kawasan lindung terus naik juga," ujar Budi yang menyampaikan di tahun 2015 luasnya 50.838,34 ha menjadi 52.326,04 ha.

Pengelolaan ruang terbuka hijau (RTH) di Kabupaten Malang tahun 2016 mencapai 1.010.568 m2 berupa berbagai taman yang kini juga berfungsi sebagai ruang relaksasi, seperti Taman Kehati dan Taman Puspa. "Ini belum hutan kota seluas28.000 m2," imbuh Budi.

Dengan berbagai strategi yang dikuatkan dengan regulasi daerah yang telah ada, Rendra juga mengamankan kualitas air di 10 sungai besar dengan pertumbuhan industri yang tiap tahun naik.

Dari paparan Rendra, status kualitas air badan air, 88 persen ringan atau memenuhi baku mutu. Sedangkan pengelolaan yang telah dilakukan adalah konservasi di 121 titik sumber air, IPAL domestik 71 unit dengan cakupan 7.700 rumah tangga, pembangunan sumur resapan 823 unit serta biopari di berbagai sekolah, pemukiman dan perkantoran.

"Kualitas udara, pengelolaan sampah, penanganan bencana juga terus ditingkatkan dalam upaya pengelolaan lingkungan hidup," ungkap Budi yang optimis Kabupaten Malang akan membawa piala Nirwasita Tantra 2017.

Pewarta : Dede Nana
Editor : Lazuardi Firdaus
Publisher : debyawan erlansyah
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->