Fajar Ananda Olah Tanaman Pucuk Merah Jadi Permen Jeli

Fajar Ananda, siswa kelas XII IPA di SMAN 1 Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)
Fajar Ananda, siswa kelas XII IPA di SMAN 1 Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

KOTA BATU - Tanaman daun pucuk merah memang terlihat indah sebagai pengisi taman dan tanaman pot.  Apakah tanaman pucuk merah juga enak dimakan? Fajar Ananda, siswa kelas XII IPA di SMAN 1 Kota Batu punya jawabannya. ”Enak, manis,” kata lelaki yang akrab disapa Nanda ini.

Jawaban Nanda beralasan. Nanda telah berhasil membuat permen jeli dari daun pucuk merah. Racikan kreatif miliknya  itu menghantarkan Fajar menjadi runner up 4 AHM Best Student 2017, The Young Enterpreneur. Anugerah itu ia terima Senin (24/7/2017) lalu di Jakarta.

Permen jeli daun pucuk merah milik Nanda ini dinamakan Goseanat (good seen and eaten). Jika diartikan adalah indah dilihat dan enak dimakan.

Awal mulanya Nanda tertarik mengolah daun pucuk merah menjadi permen setelah melihat banyak anak dan remaja membeli permen jeli di toko milik ibunya, Mulikah. Ia bisa melihat animo pembeli permen itu karena Nanda harus menjaga toko sepulang sekolah.

"Pertama punya pikiran membuat permen jeli itu karena setiap hari saat menjaga toko, aku lihat anak-anak kok suka jeli. Padahal jenis permen di toko banyak, kok pilih permen jeli," kata anak pasangan Marlikah-Untung Sutono ini kepada BatuTIMES.

Dari situ, ia pun mencoba berkreasi membuat permen jeli. Agar laku dan punya keunggulan produk, ia mencari bahan yang ada di sekitar lingkungannya. Ia pun memilih bunga pucuk merah. Apalagi di Kota Batu bunga ini sangat banyak.

"Kalau di Batu punya banyak tanaman yang berpotensi. Lalu lihat daun pucuk merah yang banyak ditanam. Saya pih saja. Setelah itu baru cari jurnal tentang kandungan senyawa di daun pucuk merah," jelas pelajar yang tinggal di Jalan Semeru Gang 3, Kelurahan Sisir, Kota Batu ini.

Selanjutnya Nanda mencari jurnal penelitian untuk mengetahui senyawa apa saja yang terkandung pada daun pucuk merah.

Daam literatur, pucuk merah mengandung senyawa antosianin yang bermanfaat untuk menurunkan resiko penyakit jantung dan menangkal radikal bebas. Lalu juga ada minyak atsiri dan pewarna alami produk makanan.

Setelah mengetahui kandungan tersebut Nanda langsung menjajal membuat permen jeli daun pucuk merah.

Proses membuat permen ini memakan waktu seminggu. Bahan utama adalah daun pucuk merah, gula, agar-agar dan jeli bubuk.

Cara membuatnya, daun pucuk merah dicuci bersih. Selanjutnya diblender. Air dari daun ini dipisah dan disaring. Kemudian ampas daun ditiriskan hingga tidak ada airnya. Lalu ampas diblender sampai menjadi bubuk.

Kemudian masukkan bahan seperti gula, agar-agar, jeli bubuk dicampur air pucuk merah. Lalu rebus hingga mendidih.

Jika sudah mendidih olahan jeli itu tuangkan pada loyang, tunggu sampai dingin baru dipotong. Lalu dijemur di bawah sinar matahari sampai kering. Tahap akhir adalah pengemasan

Untuk harga jualnya, tiap 50 gram permen (50 biji) diberi harga Rp 10 ribu. Selain dipasarkan lewat tokonya sendiri, Nanda menjualnya di situs online.

"Sebelum lomba produk saya ini sudah saya jual di rumah dan online," ungkap remaja 17 tahun ini.

Untuk membuat produk ini awalnya tidak mudah.  Ia tiga kali gagal membuat permen tersebut.

"Percobaan bikin permen ini tiga kali. Pertama, rasanya terlalu manis. Lalu bau daun pucuk merahnya terlalu menyengat," imbuhnya.

Nanda selalu tertarik dengan tantangan. Sebelumnya itu pernah berkreasi membuat pasta gigi cangkang telur ayam. Lalu blimbing wuluh diolah menjadi isi accu.

"Saya memang suka menciptakan sesuatu seperti ini. Sudah pernah mencoba-coba buat sesuatu, ada kalau 10 kali,”  jelas Nanda yang ternyata telah mendapat tawaran dari sponsor untuk membuat teh dari daun pucuk merah ini.

Di masa depan, ia berharap produknya bisa tersebar di Jawa Timur. Lalu bisa menjadi produk oleh-oleh khas Kota Batu.

"Semoga produk ini laku di pasaran. Kalau bisa jadi oleh-oleh khas," harap siswa yang menjadi ketua ekskul LKTI (Lomba Karya Tulis Ilmiah) SMAN 1 Batu.  (*)

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Yosi Arbianto
Publisher : Yosi Arbianto
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com