Imunisasi Campak dan Rubella, Pelajar SMP Masih Takut Jarum

Seorang siswa SMPN 3 Kota Batu meringis ketika disuntik vaksin campak. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)
Seorang siswa SMPN 3 Kota Batu meringis ketika disuntik vaksin campak. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

KOTA BATU - Imunisasi campak dan rubella digelar Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu mulai Selasa (1/8/2017). Sasarannya adalah 29.448 pelajar sekolah dasar dan sekolah menengah pertama.

Jenis imunisasi yang diberikan ini adalah vaksin Measles Rubella (MR): kombinasi vaksin campak atau measles (M) dan rubella (R). Vaksin ini untuk perlindungan terhadap penyakit campak dan rubella. 

Rician yang menjadi sasaran imunisasi dari jenjang SD negeri sejumlah 65 sekolah atau 12.810 pelajar. Lalu untuk SD swasta dan MI sejumlah 23 sekolah dengan total pelajar 6431.

Sedangkan untuk SMPN ada 8 sekolah totalnya ada 4367 pelajar. Lalu sekolah SMP Swasta dan MTS 22 sekilah jumlahnya pelajar 5.840.

Dalam pelaksanaan vaksinasi di SMPN 3 Batu, siswa kelas VII hingga IX mengantre menunggu imunisasi. Beberapa siswa sempat ragu mendapatkan suntikan tersebut karena takut jarum.

"Tadi sempet takut mau disuntik. Karena saya takut jarum. Tapi agar tidak terkena penyakit, jadinya harus berani," ungkap Ersa Vania Elfreda Mahardika, siswi SMPN 3 Batu  kepada BatuTIMES.

Beberapa pelajar juga tidak jadi diimunisasi. Karena para pelajar itu sakit. Dengan demikian mereka harus mendapatkan imunisasi pada minggu berikutnya.

"Vaksin seperti ini baru pertama kali dan sangat bagus ya. Karena itu bagi siswa yang belum dapat vaksin minggu depan menyusul. Saya berharap tahun depan ada lagi seperti ini," kata Djihad, Kepala Sekolah SMPN 3 Batu.

Gejala terkena campak ini adalah panas tinggi, sakit tenggorokan, batuk, flu. Gejala umum itu yang paling banyak menyerang anak-anak.

Apabila terserang campak dapat menyebabkan komplikasi yang serius seperti diare, radang paru peunomia, radang otak (ensefalitis), kebutaan, gizi buruk dan bahkan kematian.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Pemkot Batu drg Kartika Trisulandari menjelaskan, usia yang disasar untuk imunisasi campak adalah 9 bulan hingga 15 tahun. Pada usia tersebut paling rentang terkena campak.

"Untuk saat ini kasusnya belum ada. Tetapi gejala yang mirip banyak. Karena itu kami harus menghindari hal tersebut dengan segera memberikan vaksin," kata Kartika. (*)

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Yosi Arbianto
Publisher : Yosi Arbianto
-->
  • Manfaatkan Teknologi, BPPT dan Pemkot Batu Hasilkan Kentang Unggul

    Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) bekerjasama dengan Dinas Pertanian dan Kehutanan Kota Batu sukses kembangkan kentang dengan teknologi ex-vitro. Hal itu ditandai dengan adanya panen dengan hasil kentang yang besar di lahan di Desa Sumber Br

  • Indonesia dan Thailand Borong Piala PGAWC 2018 di Kota Batu

    Indonesia dan Thailand merajai kejuaraan International Paragliding Accuracy World Cup (PGAWC) 2018 seri ke tiga di Kota Batu, pada 13-15 Juli. Mereka mampu merajai kejuaraan ini dari tiga kategori yang dilombakan.

  • Kursi Roda hingga Perahu Karet Beterbangan di Langit Kota Batu

    Perahu karet melayang beterbangan di langit Kota Batu. Hanya saja itu merupakan kreativitas peserta ajang pertandingan kelas International Paragliding Accuracy World Cup (PGAWC) 2018 seri ke tiga di Kota Batu.

  • Bagaikan Tornado, Enterprise Ride Pacu Adrenalin di Jatim Park 1

    Suka dengan wahana yang memacu adrenalin? Jika iya, Jawa Timur Park 1 punya wahana yang bakal memacu ketegangan Anda. Nama wahana baru ini adalah Enterprise Ride.

  • Akhirnya Akses Baru Jalan Tembus Menuju Wisata Paralayang Gunung Banyak Direalisasikan

    Akhirnya akses ruas menuju wisata Paralayang, Gunung Banyak, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu terealisasi sudah. Saat ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Pemkot Batu masih dalam tahap penataan lahan.

  • Sepuluh Menit Sehat Ala Ade Rai

    Gula menjadi ancaman kesehatan bagi tubuh terutama pada masyarakat karena mengalami obesitas. Karena itu Ade Rai alias I Gusti Agung Kusuma Yudha Rai membagi tips sehatnya dan awet muda bagi karyawan Jatim Park Group dan masyarakat umum di Hall The Bagong

  • Tiga Calon Sekda Telah Terpilih, Siapa Yang Akan Dipilih Dewanti?

    Selangkah lagi, Pemkot Batu bakal memiliki Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batu. Setelah kelima peserta mengikuti ujian tahap akhir uji pemaparan atau gagasan lelang jabatan Sekda Kota Batu, pada Senin (9/7/2018), tim Panitia Seleksi (Pansel) telah mengant

  • Ade Rai Obrak-Abrik Tubuh Bagong, Ada Apa?

    Ade Rai alias I Gusti Agung Kusuma Yudha Rai berkesempatan keliling di The Bagong Adventure Museum Tubuh, Sabtu (14/7/2018). Ia mengapresiasi hadirnya Museum Tubuh di Indonesia tepatnya Kota Batu.

  • 18 Atlet Pelatnas Asian Games Terjun di Kejuaraan Dunia Paralayang Kota Batu

    Sebanyak 18 atlet Paralayang yang bergabung dalam Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) cabang olahraga Paralayang untuk Asian Games 2018, terjun dalam Paragliding Accuracy World Cup (PGAWC) 2018 seri ke tiga di Kota Batu.

  • Ganis Rumpoko Anak Wali Kota Batu Maju Bacaleg DPR RI

    Anak kedua Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko yakni Ganis Rumpoko hadir di kantor BNN Kota Batu. Kehadiran Ganis ini ternyata untuk melakukan tes urine. Tes urine itu rupanya untuk melengkapi persyaratan pendaftaran bakal calon legislatif (Bacaleg) Pemilu 201

  • Perangi Narkoba di Jatim, Kota Batu Jadi Tuan Rumah

    Hari Anti-Narkotika Internasional (HANI) 2018 bakal digelar di Kota Batu selama 14-16 2018 mendatang. Kota Batu dipilih sebagai tuan rumah karena sebagai kota wisata di Jawa Timur.

  • Atlet 15 Negara Uji Skill Paragliding di Kota Batu

    Sejumlah 132 atlet dari 15 negara berlaga dalam Paragliding Accuracy World Cup (PGAWC) 2018 seri ke tiga di Kota Batu, pada 13-25 Juli 2018. Perlombaan ini juga sebagai ajang uji coba para atlet khususnya bagi mereka yang bakal mewakili negara masing-masi

Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->