Kini, Kamu Bisa Lihat Jenis Hewan di Museum Satwa Lewat Aplikasi Khusus Lho...

Salah satu hasil QR code di dinding satwa papilio blumei frustofer melalui gawai. (Foto:Irsya Richa/BatuTIMES)
Salah satu hasil QR code di dinding satwa papilio blumei frustofer melalui gawai. (Foto:Irsya Richa/BatuTIMES)

Museum Satwa Jawa Timur Park 2 punya gebrakan baru untuk membantu wisatawan mengetahui informasi satwa yang ada dengan mudah dan menarik.

Inovasi baru itu berbentuk sebuah aplikasi digital yang canggih melalui gawai yang diberi nama Museum Satwa.

Aplikasi ini bertujuan memudahkan pengunjung mengetahui nama-nama dan informasi satwa yang dikoleksi obyek wisata tersebut. Caranya dowload aplikasi di Google Play Store. 

"Aplikasi ini masih baru bertujuan memudahkan wisatawan terutama pelajar kalau datang pasti bawa gawai, tapi sekarang sudah bisa didownload untuk gawai android, yang ios masih belum ada," ungkap Kapten Guide Wahyu Suprayitno kepada BatuTIMES, Minggu (27/8/2017).

Setelah didownload lalu buka aplikasinya dan scan QR code yang tertempel di dinding yang tersebar di dalam Museum Satwa.

Untuk saat ini yang sudah bisa dideteksi menggunakan aplikasi ini ada 125 QR code dari 4.500 satwa yang ada.

"Qr code memang belum tertempel di dinding semua. Karena kita masih baru. Tapi akan terus dikembangkan," imbunya, Minggu (27/8/2017).

Misalnya saja, QR code di dinding satwa papilio blumei frustofer. Setelah melalukan scan tampilan menarik 3D satwa kupu-kupu muncul sambil mengepakkan sayapnya. Bahkan terlihat seperti aslinya.

Selain bisa melihat gambar, juga terdapat toolbar-toolbar untuk yang bisa dimainkan seperti memberi makan, mengetahui informasi satwa, tombol navigasi hewan, tombol screen shot, tombol zoom in dan zoom out.

Menurut Wahyu aplikasi ini dihadirkan sebagai jawaban atas perkembangan teknologi yang kian pesat sehingga mau tidak mau harus diimbangi dan diikuti. Apalagi, aplikasi yang baru ini memiliki fungsi sebagai sarana pembelajaran. 

"Ini inovasi kami dibidang teknologi. Kami ingin memudahkan wisatawan yang datang. Mereka nggak perlu repot-repot mendongak untuk melihat informasi yang tertera di atas satwa," jelas pria yang dikaruniai satu anak ini.

Hanya saja, hingga saat ini masih belum banyak wisatawan yang menggunakan aplikasi tersebut. Setiap kali ada wisatawan yang masuk museum akan diberitahu oleh petugas terkait aplikasi baru ini.

Sementara itu, Indah Rahayu, salah satu pengunjung Museum Satwa mengaku belum mengetahui keberadaan aplikasi ini. Karena penasaran ia lalu bergegas mncoba aplikasi baru tersebut. 

"Pertama masuk memang nggak tahu, lalu dikasih tahu petugas. Ditunjukkan apa yang bisa dilihat menggunakan aplikasi ini. Menarik ya untuk pembelajaran anak-anak," kata Indah.

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Heryanto
Publisher : Raafi Prapandha

    Tidak ada artikel terkait

Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com