Wah Ada Petani Panen Sayur di Balai Kota Among Tani

Patung “Wongtani Batu” yang masih terbungkus mempercantik taman dan menambah kesan Balai Kota Among Tani sebagai rumahnya petani semakin kuat (Foto: Irsya Richa/ BatuTIMES)
Patung “Wongtani Batu” yang masih terbungkus mempercantik taman dan menambah kesan Balai Kota Among Tani sebagai rumahnya petani semakin kuat (Foto: Irsya Richa/ BatuTIMES)

Taman Balai Kota Among Tani terus dibenahi dan dipercantik. Buktinya berbagai hiasan untuk taman ini terus bertambah. Kali ini ada patung dua petani dengan hasil sayuran unggulan Kota Batu.

Terlihat tepat di depan lobi Balai Kota Among Tani. Patung ini tertulis jelas “Wongtani Batu”. Patung yang dipasang ini ada dua petani, yaitu bapak petani dan ibu petani. Patung terbuat dari anyaman rotan sintesis. Di antara dua petani di tengahnya ada hasil bertani mereka di dalam wadah keranjang yang cukup besar.

Hasil tani ini meliputi sayur kembang kol, stroberi, apel, kentang, dan wortel yang merupakan sayuran unggulan di Kota Batu. Tepat di depannya terdapat tulisan “Wongtani Batu”.

Kepala UPT Balai Kota Among Tani Adi Santoso menjelaskan adanya pemasangan patung dua orang petani dan hasil pertanian sayur unggulan Kota Batu selain mempercantik taman, juga menambah atau menguatkan kesan Kota Batu adalah kota petani.

“Masih terus dalam pengerjaan supaya taman ini lebih cantik karena ini juga diperuntukkan untuk masyaralat Kota Batu. Lalu supata wisatawan yang ke sini juga tahu kalau Batu merupakan kota pertanian,” ungkap Adi.

Sebelumnya di taman ini juga dipasang dengan ornamen sepeda klasik sebagai wadah mempercantik bunga-bunga. Tak jarang ornamen tersebut menjadi spot swafoto bagi wisatawan yang datang ke Balai Among Kota.

 

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : debyawan erlansyah
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com