Coban Lanang Ramaikan Pariwisata Kota Batu

Coban Lanang merupakan aliran Sungai Kali Lanang di Dusun Ngujung, Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)
Coban Lanang merupakan aliran Sungai Kali Lanang di Dusun Ngujung, Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

KOTA BATU - Satu lagi destinasi baru muncul yang akan mewarnai pariwisata di Kota Batu. Namanya Coban Lanang di Dusun Ngujung, Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji.

Mengapa namanya Coban Lanang? Ya karena coban ini dialiri air Kali Lanang. Coban ini memiliki memiliki tinggi air terjun sekitar 15-20 meter. Di antara air terjun ini, terdapat jembatan terbuat dari bambu untuk menyaksikan air terjun dengan dekat. Kemudian ada juga beberapa tempat istirahat dan cocok untuk dijadikan swafoto.

Untuk memasuki area air terjun, dari jalan utama, jaraknya 500 meter. Saat memasuki area ini wisatawan akan disuguhi  pemandangan persawahan, Gunung Arjuna dan Panderman. Rencana tarifnya Rp 5 ribu per orang. Itu pun hanya untuk satu wahana.

“Sebenarnya coban ini sudah lama ada. Namun belum pernah dijadikan destinasi. Kami baru mulai proses mengembangkan sejak dua  bulan yang lalu,” ungkap Suparto, salah satu pekerja di Coban Lanang, Rabu (11/10/2017).

Di lahan 5 ribu meter itu, rencananya tidak hanya ada air terjun saja. Tapi akan dikembangkan dengan adanya kolam renang, tempat perkemahan, taman kelinci, dan spot-spot swafoto. 

Menurut Suparto, dibukanya Coban Lanang jadi destinasi wisata adalah untuk memanfaatkan potensi dan mengembangkan wisata di daerah Desa Pandanrejo. Kemudian untuk meningkatkan perekonomian warga sekitar. “Selain memanfaatkan wana wisata yang ada sekaligus membantu perekonomiannya juga,” tambahnya kepada BatuTIMES.

Meski belum dibuka secara resmi, sudah ada beberapa wisatawan dari luar daerah mengunjungi Coban Lanang. Antara lain datang dari Mojokerto.

Terpisah, Plt Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemkot Batu Imam Suryono mengatakan, munculnya wisata baru di Kota Batu akan menambah wisatawan yang datang. Wisatawan bisa memiliki lebioh banyak pilihan untuk berwisata. Kondisi tersebut sekaligus memberikan pemasukan kepada warga sekitar area wisata.

“Ya memang saat ini banyak desa yang mulai berkembang. Dengan menggali potensi yang ada di daerahnya, desa membantu perekonomian warganya,” kata Imam. (*)

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Lazuardi Firdaus
Publisher : debyawan erlansyah
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com