Trauma Pakai Kompor, SD di Kota Batu Ini Terapkan Kantin Sehat

Kepala SDN Ngaglik 01 Batu Yayuk Rahayuningsih di halaman sekolah, Kamis (12/10/2017). (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)
Kepala SDN Ngaglik 01 Batu Yayuk Rahayuningsih di halaman sekolah, Kamis (12/10/2017). (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

KOTA BATU - Bocornya gas elpiji yang menyebabkan tiga siswi di SDN Ngaglik 01 Batu luka di kantin Kamis (12/10/2017) pukul 09.00 membuat pihak sekolah trauma. SDN Ngaglik 01 Batu rencananya tidak akan menggunakan bahan bakar yang menggunakan gas di kantin. 

“Dengan kejadian ini, saya rencananya tidak akan menggunakan kompor lagi untuk memasak di kantin. Karena memang sekarang kami punya dua kantin. Kantin baru ini adalah kantin sehat,” ungkap kepala SDN Ngaglik 01 Batu Yayuk Rahayuningsih di halaman sekolah.

Ia menjelaskan musibah yang terjadi di kantin itu murni ketidaksengajaan. Karena itu, untuk menghindari hal tersebut, pihaknya akan meneraokan kantin tanpa menggunakan kompor.

Oleh sebab itu, rencananya kantin akan difokuskan pada kantin sehat. Diketahui kejadian bocornya gas elpiji menyemburkan api ini di area kantin lama. 

“Bocornya gas itu di kantin lama. Memang sebagai sekolah yang persiapan adiwiyata, kantin itu nggak layak. Karena itu, setelah ini, akan kami fokuskan pada kantin sehat baru ini,” imbuhnya kepada BatuTIMES.

Sebelumnya kantin sehat ini dibuka pada Kamis (5/01/2017). Mengapa disebut dengan kantin sehat? Karena memang makanannya menerapkan 5P. Yakni tanpa pengawet, pewarna, penyedap MSG, pemanis buatan, dan perasa buatan. Hal itu menang merupakan program dari Dinas Pendidikan Pemkot Batu.

“Kantin ini memang kami siapkan sesuai dengan keinginan dari warga sekolah supaya makanannya terjamin dan sehat,” kata Yayuk dihalaman sekolahnya.

Di kantin ini tersedia makanan dengan bungkusan daun seperti nogosari, lemper, dan nasi bungkus. Adanya kantin sehat ini diharapkan menjamis kesehatan anak untuk masa depannya.

“Kasihan anak. Sekarang banyak makanan yang pengawet. Efek tidak sekarang memang, tapi nanti 10-15 tahun ke depan,” tambahnya. (*)

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Lazuardi Firdaus
Publisher : debyawan erlansyah
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com