Produksi Bunga Mawar Menurun, Ini Penyebabnya

Area pertanian bunga mawar di Dusun Santrean, Desa Sumberejo, Kecamatan Batu. (Foto: Irsya Richa/ BatuTIMES)
Area pertanian bunga mawar di Dusun Santrean, Desa Sumberejo, Kecamatan Batu. (Foto: Irsya Richa/ BatuTIMES)

BATUTIMES - Akibat musim yang tidak menentu membuat beberapa tanaman terserang penyakit. Salah satunya pada bunga mawar yang berada di Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji dan Desa Sumberejo, Kecamatan Batu. Penyakit yang menyerang lebih dari satu seperti busuk bunga, Jamur upas, bengkak pangkal batang, dan karat daun.

Nurul Arifah, petani bunga mawar Dusun Pagargunung, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji mengaku menanam bunga di saat musim seperti ini bayak merugi karena penyakit yang susah utnuk dikendalikan. Penyakit yang sangat parah seperti bengkak pangkal batang dan karat daun yang sangat membahayakan bunga.

“Dua penyakit bengkak pangkal batang dan karat daun yang paling susah untuk diatasi, sehingga produksi sangat menurun,” ungkap Nurul Arifah, Senin (13/11/2017).

Gejalanya terjadi pembengkakan pada pangkal batang dekat permukaan tanah, sehingga tanaman menjadi kerdil dan akhirnya mati. Petani pun berusaha untuk mengendalikannya dengan cara mencabut tanaman yang sakit untuk dimusnahkan dan sewaktu pemeliharaan tanaman (pemangkasan) menggunakan gunting pangkas yang bersih dan steril.

Selain itu juga dilakukan pengendalian kimiawi disemprot dengan bakterisida. Namun antisipasi tetap saja tidak bisa dilakukan, penyakit tetap tumbuh sehingga bunga mawar tidak bisa tumbuh dengan sehat.

Lalu karat daun akibat cendawan (jamur) juga sangat ditakuti para petani. Gejala penyakit ini bintik-bintik warna jingga kemerah-merahan pada sisi bawah daun, pada sisi daun atas terdapat bercak bersudut warna kemerah-merahan. Daun yang terserang berat akan mudah gugur (rontok), yang akibatnya tidak dapat berbunga. 

Pengendaliannya adalah dengan pemotongan atau pemangkasan daun sakit kemudian dimusnahkan dan dilakukan penyemprotan semprot fungisida. Akibat penyakit tersebut membuat hasil panen menurun drastis yang biasanya bisa menghasilkan 8 ribu tangkai bunga mawar kini hanya bisa memperoleh 3.500 bunga mawar. 

“Walaupun sudah dilakukan secara maksimal, susah untuk memusnahkan penyakit. Akhirnya produksi panen berkurang,” kata ibu yang memiliki dua anak.

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Angga Lanuma
-->

    Tidak ada artikel terkait

  • Manfaatkan Teknologi, BPPT dan Pemkot Batu Hasilkan Kentang Unggul

    Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) bekerjasama dengan Dinas Pertanian dan Kehutanan Kota Batu sukses kembangkan kentang dengan teknologi ex-vitro. Hal itu ditandai dengan adanya panen dengan hasil kentang yang besar di lahan di Desa Sumber Br

  • Indonesia dan Thailand Borong Piala PGAWC 2018 di Kota Batu

    Indonesia dan Thailand merajai kejuaraan International Paragliding Accuracy World Cup (PGAWC) 2018 seri ke tiga di Kota Batu, pada 13-15 Juli. Mereka mampu merajai kejuaraan ini dari tiga kategori yang dilombakan.

  • Kursi Roda hingga Perahu Karet Beterbangan di Langit Kota Batu

    Perahu karet melayang beterbangan di langit Kota Batu. Hanya saja itu merupakan kreativitas peserta ajang pertandingan kelas International Paragliding Accuracy World Cup (PGAWC) 2018 seri ke tiga di Kota Batu.

  • Bagaikan Tornado, Enterprise Ride Pacu Adrenalin di Jatim Park 1

    Suka dengan wahana yang memacu adrenalin? Jika iya, Jawa Timur Park 1 punya wahana yang bakal memacu ketegangan Anda. Nama wahana baru ini adalah Enterprise Ride.

  • Akhirnya Akses Baru Jalan Tembus Menuju Wisata Paralayang Gunung Banyak Direalisasikan

    Akhirnya akses ruas menuju wisata Paralayang, Gunung Banyak, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu terealisasi sudah. Saat ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Pemkot Batu masih dalam tahap penataan lahan.

  • Sepuluh Menit Sehat Ala Ade Rai

    Gula menjadi ancaman kesehatan bagi tubuh terutama pada masyarakat karena mengalami obesitas. Karena itu Ade Rai alias I Gusti Agung Kusuma Yudha Rai membagi tips sehatnya dan awet muda bagi karyawan Jatim Park Group dan masyarakat umum di Hall The Bagong

  • Tiga Calon Sekda Telah Terpilih, Siapa Yang Akan Dipilih Dewanti?

    Selangkah lagi, Pemkot Batu bakal memiliki Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batu. Setelah kelima peserta mengikuti ujian tahap akhir uji pemaparan atau gagasan lelang jabatan Sekda Kota Batu, pada Senin (9/7/2018), tim Panitia Seleksi (Pansel) telah mengant

  • Ade Rai Obrak-Abrik Tubuh Bagong, Ada Apa?

    Ade Rai alias I Gusti Agung Kusuma Yudha Rai berkesempatan keliling di The Bagong Adventure Museum Tubuh, Sabtu (14/7/2018). Ia mengapresiasi hadirnya Museum Tubuh di Indonesia tepatnya Kota Batu.

  • 18 Atlet Pelatnas Asian Games Terjun di Kejuaraan Dunia Paralayang Kota Batu

    Sebanyak 18 atlet Paralayang yang bergabung dalam Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) cabang olahraga Paralayang untuk Asian Games 2018, terjun dalam Paragliding Accuracy World Cup (PGAWC) 2018 seri ke tiga di Kota Batu.

  • Ganis Rumpoko Anak Wali Kota Batu Maju Bacaleg DPR RI

    Anak kedua Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko yakni Ganis Rumpoko hadir di kantor BNN Kota Batu. Kehadiran Ganis ini ternyata untuk melakukan tes urine. Tes urine itu rupanya untuk melengkapi persyaratan pendaftaran bakal calon legislatif (Bacaleg) Pemilu 201

  • Perangi Narkoba di Jatim, Kota Batu Jadi Tuan Rumah

    Hari Anti-Narkotika Internasional (HANI) 2018 bakal digelar di Kota Batu selama 14-16 2018 mendatang. Kota Batu dipilih sebagai tuan rumah karena sebagai kota wisata di Jawa Timur.

  • Atlet 15 Negara Uji Skill Paragliding di Kota Batu

    Sejumlah 132 atlet dari 15 negara berlaga dalam Paragliding Accuracy World Cup (PGAWC) 2018 seri ke tiga di Kota Batu, pada 13-25 Juli 2018. Perlombaan ini juga sebagai ajang uji coba para atlet khususnya bagi mereka yang bakal mewakili negara masing-masi

Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->