180 Atlet Tarung Derajat se Jatim Bertarung di Gor Gajah Mada Batu

Atlet dari dua daerah di Jawa Timur bertanding di GOR Gajah Mada, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Sabtu (18/11/2017). (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)
Atlet dari dua daerah di Jawa Timur bertanding di GOR Gajah Mada, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Sabtu (18/11/2017). (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

BATUTIMES - Sebanyak 180 atlet Tarung Derajat berlomba memperbutkan piala Gubernur Jawa Timur 2017 dalam Kejuaraan Provinsi yang digelar di GOR Gajah Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Sabtu (18/11/2017). Kota Batu kali ini menjadi tuan rumah sekaligus berambisi merebut piala gubernur pertama. 

Sebagai tuan rumah, Kota Batu punya target yang ingin diraih yakni menjadi juara umum dengan memperoleh empat medali emas, tiga medali perak dan tiga medali perunggu.

“Sebagai tuan ruamh tentunya ingin menjadi yang terbaik, ya optimis saja. Berharap bisa dapat juara umum,” ungkap penanggung jawab Kejuaraan Provinsi Tarung Drajat Rohmat Santoso.

Dalam kejurprov ini atlet Kota Batu yang turun sejumlah 16 atlet. Prestasi yang ditargetkan itu bergantung pada sejumlah atlet andalan seperti Ariyo Pandu Pamungkas, Alfan Taufiqi, Windi dan Tiara.

Mengapa cabang Kota Batu optimis bisa memperoleh juara umum? Sebab sebelumnya prestasi membanggakan ini sudah pernah diraih atlet Tarung Drajat Kota Batu.

“Pastinya dari target yang ada ini kami sudah menyiapakan empat atlet yang berpontensi mendapatkan medali. Apalagi kita juga pernah dapat juara umum,” jelasnya kepada BatuTIMES.

Pertandingan kali ini menyuguhkan 20 kelas yakni kelas tarung dan kelas gerak. 180 atlet itu merupakan perwakilan 20 cabang kota dan kabupaten.

Event ini merupakan pemanasan sebelum nantinya berlaga pada Pekan Olahrga Provinsi (Porprov) mendatang.

“Adanya even ini seperti pemanasan sebelum akhirnya mereka akan bertemu lagi di Porprov mendatang,” kata pria yang juga Ketua Umum Tarung drajat Kota Batu ini.

Selain persiapan untuk Porprov, sekaligus mencari bibit-bibit berpotensi pihaknya juga ingin menambah dan mengukur jam terbang para atlet.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Batu Punjul Santoso mengatakan sudah merencanakan ekstra kulikuler tarung derajat dengan menggandeng Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Batu. Sebab ia berharap nantinya seluruh sekolah di Kota Batu ada ekstra kulikuler tersebut.

“Kenapa tarung derajat? Karena cabang ini menjunjung tinggi etika dan kebersamaan. Karena itu ia berharap nantinya olahraga ini masuk dalam kurikulum sekolah,” ujar Punjul. 

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Heryanto
Publisher : Angga Lanuma
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com