Asyiknya Sensani Bermain Alat Transportasi Getek di Blumbangan Macarai ini

Beberapa anak sedang menikmati menggunakan alat transportasi tradisional getek atau rakit di Blumbangan Macari Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu, Sabtu (18/11/2017). (Foto: Irsya Richa/ BatuTIMES)
Beberapa anak sedang menikmati menggunakan alat transportasi tradisional getek atau rakit di Blumbangan Macari Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu, Sabtu (18/11/2017). (Foto: Irsya Richa/ BatuTIMES)

BATUTIMES - Hindari penggunaan gawai (gadget) berlebihan di kalangan anak-anak memang menjadi permasalahan di era perkembangan teknologi saat ini. Berbagai upaya untuk menghindari hal tersebut dilakukan oleh warga Dusun Macari, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu. Yakni dengan menambahkan fasilitas getek di area pemandian Blumbangan Macari Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu.

Sejak hadirnya fasilitas tersebut selama satu minggu, masyarakat memberikan respon yang positif. Antusias anak-anak sangat tinggi, seperti yang terlihat Sabtu (18/11/2017) usai pulang sekolah puluhan pelajar langsung menuju pemandian tersebut. Bahkan mereka tak mau beranjak dari tempat tersebut hingga sore hari.

Sebab di sana terdapat empat getek dilengkapi dengan dayung terbuat dari bambu. Getek itu dibuat dengan menggunakan bahan bambu memiliki ukuran panjang dua meter dan lebar satu meter. Dengan hadirnya getek itu menambah fasilitas permainan yang ada di situ yakni ayunan, dan flying fox. Sedangkan blumbang itu ukurannya panjang 80 meter dan lebar 20 meter dengan kedalaman dua meter.

“Senang rasanya, getek ini seperti mainan baru. Jadi bertambah betah,” ungkap Toriqo Ramadhani, siswa SDN Sisir 05 ini.

Toriqo mengatakan getek itu selain digunakan untuk bermain, juga untuk mengenal alat trasportasi tradisioanal yang biasanya digunakan untuk menyebrangi sungai. “Sebenarnya saya baru lihat getek ini di sini, karena sebelumnya hanya lihat di televisi atau buku,” jelas warga setempat.

Ternyata dengan adanya fasilitas baru itu mengundang banyak anak dari beberapa desa yang datang ke sana. Terlebih untuk bisa mandi di dalam air sumber tersebut pengunjung tidak perlu membayar alias gratis.

Terpisah, Kepala Dusun Macari, M. Fauzan menjelaskan fasilitas getek atau rakit itu dihadirkan untuk mengajak anak-anak mengenali alat tradisional tersebut. Sambil menarik antusias anak-anak agar tidak terlalu bermain dengan gawai.

“Dulu di Blumbangan itu memang ada getek buat lomba-lomba, tapi akhir-akhir ini hilang. Karena itu kita munculkan kembali untuk pengenalkan anak-anak juga supaya mengurangi main gawai,” kata Fauzan kepada BatuTIMES.

Usai menambah fasilitas getek, lanjut Fauzan rencananya akan diberikan fasilitas lain seperti gazebo. “Karena biasanya di situ juga jadi tempat mancing rencana akan kami tambah gazebo buat duduk-duduk. Lalu ditambah kedai kopi untuk membantu perekonomian warga setempat,” imbuhnya.

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Angga Lanuma
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com