Rusak, Bianglala Stop Operasi, Pengunjung Kecewa

Beberapa orang sedang membenahi wahana bianglala di area Alun-Alun Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)
Beberapa orang sedang membenahi wahana bianglala di area Alun-Alun Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

BATUTIMES - Wisatawan yang ingin menjajal wahana bianglala atau ferish wheel di Alun-Alun Kota Batu sepertinya harus sabar menunggu beberapa waktu. Sebab, untuk saat ini, wahana tersebut tidak berfungsi alias sedang masa perbaikan.

Rusaknya wahana ini kurang lebih terjadi selama dua minggu. Terhentinya pengoperasian bianglala membuat banyak pengunjung kecewa. Ya, selama ini bianglala tersebut menjadi salah satu tempat favorit bagi wisatawan yang berkunjung ke Alun-Alun Kota Batu. 

Salah satunya, Venita Aria. Wisatawan asal Sidoarjo ini kecewa karena sebelumya sudah merencanakan untuk berkunjung  saat weekend. Di Alun-Alun Kota Batu tujuannya untuk menaiki wahana yang sudah berdiri sejak tujuh tahun tersebut.

"Kalau ke Alun-Alun Kota Batu, meskipun sudah berkali-kali, pasti harus naik bianglala. Senang saja bisa lihat pemandangan dari sini. Bagus,” ungkapnya, Jumat (1/12/2017).

Ketua Paguyuban Panca Karya Bakti Handri Israwan mengatakan, bianglala dalam tahap perbaikan. Kerusakan wahana ini dikarenakan bermasalah pada mesin roda penggeraknya. “Kami berupaya segera untuk memperbaiki wahana favorit wisatawan ini. Ya karena kami tidak ingin pengunjung kecewa,” kata dia.

Menurut Handri, bianglala ini juga sudah beberapa kali rusak. Saat musim hujan seperti ini bianglala memang tidak dijalankan demi keamanan pengunjung. 

"Pas hujan kami tidak mau ambil risiko, demi keamanan pengunjung juga. Ya memang sudah sering macet. Sudah lama juga mesinnya," tambahnya.

Bianglala ini yang memiliki 16 boks ini biasanya beroperasi sejak sore hingga malam. Sekali putaran pengunjung dikenai biaya sekitar Rp 5.000 rupiah. Dari bianglala ini, pengunjung bisa melihat suasana Kota Batu dari atas.

Saat masa liburan, bianglala ini ditumpangi lebih dari dua ribu wisatawan tiap hari. Selain itu, setiap kali long weekend, Alun-Alun Kota Batu selalu penuh dengan wisatawan luar daerah. Tujuannya ingin bersantai sambil menikmati suasana Kota Batu. Rata-rata wisatawan itu dari Surabaya, Mojokerto, Lamongan, Kediri, Ponorogo, Blitar, Jakarta, dan Bandung. (*)

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Angga Lanuma
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com