Pesona Jalibar Batu Pikat Wisatawan

Pemandangan gunung Arjuna membuat para pengendara yang melewati jalur lintas barat di Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Batu berhenti sejenak berswafoto. (Foto: Irsya Richa/ BatuTIMES)
Pemandangan gunung Arjuna membuat para pengendara yang melewati jalur lintas barat di Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Batu berhenti sejenak berswafoto. (Foto: Irsya Richa/ BatuTIMES)

BATUTIMES - Bukan hanya tempat wisata saja yang menjadi destinasi pengunjung luar kota mencari spot swafoto yang baru dan instgramable. Namun Jalur Lintas Barat (jalibar) di Kecamatan Batu ini menjadi primadona bagi wisatawan yang melalui jalur tersebut.

Ya setiap kali pengendara melintasi Jalibar apalagi dengan cuaca yang cerah pasti akan disuguhkan dengan pemandangan pegunungan, alam dan Kota Batu dari Jalibar. Apalagi jalur di daerah tersebut cukup lebar dan tidak terlalu banyak pengendara yang melewati jalur ini.

Dengan seketika melewati jalan ini rata-rata wisatawan dari luar daerah langsung terpana dengan pemandangannya. Ya mereka tidak ingin melewatkan pemandangan Gunung Arjuna dengan langit birunya. 

“Kebetulan lewat sini, rencananya sih mau ke Museum Angkut. Katanya lewat sini lebih cepat dan gak begitu ramai jalannya, eh gak tau dapat bonus,” ungkap Farida Nurlayla, wisatawan asal Surabaya ini, Sabtu (2/12/2017).

Ia menjelaskan saat melewati Jalibar tersebut pemandangannya sangat bagus. Menurutnya tidak semua kabupaten atau kota terdapat pemandangan dengan gamblang nan indah seperti di Jalibar.

Karena itu, setelah mengetahui pemandangan Gunung Arjuna ia menyempatkan untuk berhenti sejenak dan melakukan swafoto. “Hal seperti ini sangat langka, jadi harus diabadikan. Apalagi mumpung cerah karena beberapa hari ini turun hujan terus,” imbuhnya kepada BatuTIMES.

Diketahui Jalibar ini berada di Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Batu dan Kelurahan Ngaglik, Kecamatan Batu. Sejak ramainya Jalibar tersebut bermunculan juga warung-warung menyuguhkan makanan dan minuman bagi wisatawan yang melintasi jalan tersebut. Terkadang jalan tersembut jadi tempat singgah sejenak para wisatawan.

Agus Priyanto, Ketua Pokdarwis Desa Oro-oro Ombo, Kecamatan Batu mengatakan wisatawan saat melintasi Jalibar pasti menyempatkan berhenti untuk berswafoto. Kadang ada juga yang beristirahat di tengah penatnya pusat perkotaan. Terkadang hingga puluhan wisatawan yang berada di pinggir jalan untuk berswafoto.

“Iya memang terkadang wisatawan sering manpir buat foto-foto. Karena kalau cuacanya cerah bagus memang buat foto-foto,” kata Agus.

Ia menjelaskan dengan ramainya wisatawan yang mampir itu sangat membantu masyarakat lokal untuk meningkatkan ekonomi selain di sektor pertanian dan peternakan.

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Angga Lanuma
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com