Tanah Ambles, Suami Istri Ikut Terperosok

Warga sekitar bersama tim BPBD Kota Batu sedang melakukan pengerukan di area tanah ambles milik Hajir di Jalan Wukir Gang V RT 03 RW 02, Kelurahan Temas, Kecamatan Batu, Rabu (6/12/2017). (Foto: Pusdalops BPBD Kota Batu for BatuTIMES)
Warga sekitar bersama tim BPBD Kota Batu sedang melakukan pengerukan di area tanah ambles milik Hajir di Jalan Wukir Gang V RT 03 RW 02, Kelurahan Temas, Kecamatan Batu, Rabu (6/12/2017). (Foto: Pusdalops BPBD Kota Batu for BatuTIMES)

BATUTIMES - Lagi-lagi kejadian tanah ambles dialami warga Kota Batu. Kali ini korban tanah ambles itu adalah Hajir, warga Jalan Wukir Gang V RT 03 RW 02, Kelurahan Temas, Kecamatan Batu.

Bencana tanah ambles itu terjadi sekitar Rabu (6/12/2017) sekitar pukul 05.30 WIB. Saat itu ada tiga orang dalam rumah tersebut. Ketika tanah ambles itu, Hajir dan istrinya sempat ikut terperosok ke dalam lubang tanah ambrol.

“Pengakuan dari pemilik rumah, saat tanah ambles, Pak Hajir dan istrinya juga ikut terperosok. Untungnya tidak terjadi apa-apa dan aman,” ungkap Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu Ahmad Choirur Rochim.

Tanah yang ambles itu terletak di area dapur dan kamar mandi. Saat itu pasutri tersebut berdua sedang melakukan aktivitas dalam ruangan tersebut. Tanah ambles itu mengakibatkan kerusakan di dapur. Septic tank ikut ambles dan tembok dapur retak. Dimensi tanah ambles berkisar 2,5 meter.

Menurut Rochim, tanah ambles itu  kemungkinan karena adanya bekas galian penambangan pasir di bawah bangunan yang ambles. Kebetulan juga di lokasi yang ambles tersebut terdapat septic tank. “Sehingga kemungkinannya rembesan air dari septic tank ersebut membuat tanahnya terkikis sehingga ambrol,” ungkap Rochim./p>

Setelah mendapatkan informasi tanah ambles, tim BPBD Kota Batu langsung menuju lokasi becana. Kemudian tim BPBD Kota Batu menutup tanah ambles itu dengan menguruk tanah yang diambil dari pembuatan septic tank di area tersebut. “Saat musim seperti ini, kita harus siap siaga. Kapan pun bisa datang bencana misalnya saja seperti ini,” imbuhnya.

Sebelumnya juga terjadi bencana tanah ambles di rumah milik Juari ambles pukul 03.30 WIB, Sabtu (25/11/2017). Tanah ambles itu ukurannya panjang 250 centimeter dan lebar 230 centimeter dengan kedalaman tanah ambles sekitar dua sampai tiga meter.

BPBD Kota Batu menghlimbau kepada warga Kota Batu saat ada bencana bisa langsung menghubungi perangkat desa setempat atau langsung menghubungi BPBD Kota Batu. (*)

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Raafi Prapandha
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com