50 Ribu Wisatawan Padati Wisata Kota Batu, Pengelola Wisata pun Panen

Antrean pengunjung mengular saat diberlakukan penutupan loket selama satu jam di Jatim Park 3 (Foto: Irsya Richa/ BatuTIMES)
Antrean pengunjung mengular saat diberlakukan penutupan loket selama satu jam di Jatim Park 3 (Foto: Irsya Richa/ BatuTIMES)

Sejumlah 50 ribu wisatawan perharinya padati tempat wisata di berbagai sudut di Kota Batu. Data itu terhitung selama liburan panjang Hari Natal 2017.

Bagaimana tidak, seperti di Jatim Park 3 sejak libur Natal antrean di depan loket selalu mengular. Untuk mengantisipasi membludak di area wisata pihak Jatim Park 3 memberlakukan penutupan satu jam lebih cepat. 

Karena itu, wisatawan harus rela mengantre hingga satu jam lamanya untuk menikmati wisata di sana. "Penutupan loket ini tujuannya untuk mengatur wisatawan yang ada dalam wahana tersebut karena sudah penuh. Ya supaya wisatawan nyaman, jadi kita berlakukan penutupan," kata Manager Marketing and Public Relations Manager Jatim Park Group, Titik S Ariyanto.

Ia menjelaskan pengunjung yang berwisata ke Jatim Park Group mencapai 25 ribu wisatawan. Untuk Jatim Park 3 kemarin mencapai 5. 000 orang. “Untuk rinciannya berapa saya gak tahu pastinya. Kalau lihat keramaiannya sekitar 5. 000 an, ini di sini (Dino Park)," imbuhnya.

Kondisi ini menurut Titik akan berlangsung hingga akhir tahun mendatang. Bahkan ia menyebutkan, jika jumlah kunjungan wisatawan di akhir tahun dapat bertambah. Terlebih nanti di Jatim Park 3 juga terdapat wahana-wahana baru yang menarik.

Dengan demikian, jika dihitung dari data tiga tempat wisata JTP Group, yakni Dino Mall, Jatim Park 1 dan Eco Green Park, pendapatan JTP Group hampir Rp 1 miliar. Dengan rincian pengunjung Dino Mall dengan harga tiket Rp 100.0 00 dengan kunjungan 5 ribu wisatawan maka pemasukan untuk tiket saja mencapai Rp 500 juta.

Lalu untuk Jatim Park 1 menurut informasi dari Kabag Ops Polres Batu kompol Zein Mawardi mencapai 1560 pengunjung. Dengan harga tiket di Jatim Park 1 harganya Rp 100 ribu, maka pendapatan yang diperoleh adalah Rp 156 juta. Sedangkan untuk jumlah kunjungan di Eco Green Park jumlah kunjungan ditempat tersebut mencapai 3500 dengan harga tiket Rp 70 ribu. Maka pendapatan yang diperoleh Rp 245 juta. 

Di lain tempat seperti di Taman Rekreasi Selecta jumlah wisatawan yang masuk mencapai 16.400 orang. Direktur Taman Rekreasi Selecta, Sujud Hariadi mengatakan padatnya wisatawan terlihat sejak pagi pukul 07.00. "Saat kami mulai buka itu saja sudah banyak yang antre," kata Sujud.

Dengan demikian pendapatan Selecta dan tiket seharga Rp 30 ribu dalam sehari yakni Rp 492 juta. Kemudian di Batu Flower Garden Coban Rais, jumlah kunjungan mencapai 2.600 wisatawan. Diperkirakan wisatawan akan terus meningkat hingga awal tahun 2018.

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Raafi Prapandha
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com