Trotoar Ikonik ala Kota Batu Ini Jadi Tempat Selfie Favorit Wisatawan

Salah satu trotoar dengan ikonik I Love Batu di Jalan Pattimura, Kecamatan Batu. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)
Salah satu trotoar dengan ikonik I Love Batu di Jalan Pattimura, Kecamatan Batu. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

Di Kota Batu, fasilitas umum yang ada di beberapa titik jalan trotoar rupanya menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat dan wisatawan yang melintasi titik tersebut. Yang menjadi daya tarik itu adalah spot ikon-ikon Kota Batu.

Ikon tanda pengenal Kota Batu itu ada di pintu masuk Jalan Raya Dadaprejo, yakni berupa neon bertuliskan Shining Batu dan KWB (Kota Wisata Batu). Lalu di Jalan Pattimura ada beberapa titik dipercantik dengan tulisan neon box berukuran raksasa dan bertuliskan "I love Batu" berwarna merah muda juga pagar bermotif tanaman.

Sebelumnya neon box ini sempat rusak, beberapa bagian robek karena ulah tangan jahil. Namun sudah diperbaiki, bahkan di sisi ‘I Love Batu’ di Jalan Pattimura, diberi tambahan besi yang diukir menyerupai tanaman dan pohon, ditambah dengan tulisan KWB.

Lalu di Jalan Ir Soekarno ada neon bertuliskan Shining Batu dengan ikon-ikon tempat wisata seperti paralayang. Ya karena desain dan ikon yang memikat, membuat wisatawan menyempatkan untuk swafoto. Namun mulanya adanya ikon-ikon itu hanya untuk mempercantik area trotoar, tetapi menyedot perhatian publik.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu, Arief as Siddiq mengatakan jika pembuatan neon box tersebut untuk mempertegas jika Kota Batu merupakan Kota Wisata. Kemudian untuk mempercantik trotoar dan jalan agar terlihat berbeda.

“Adanya ikon-ikin atau tulisan Shining Batu maupun neon box yang besar itu agar Kota Batu terlihat lebih cantik saja. Bukan untuk spot swafoto, namun banyak orang yang tertarik untuk foto di sana,” kata Arief, Selasa (9/1/2018).

Meski saat ini sudah ada beberapa titik yang mempercantik trotoar rencananya DLH akan terus menambah titik lainnya. Seperti ruas jalan selamat datang di antara perbatasan Kota Batu dan Karang Ploso. “Akan kami tambah terus, soalnya di titik perbatasan Batu-Karang Ploso belum ada ikonik,” imbuhnya.

Sementara itu wisatawan Sidoarjo Ahmad Rifa’i mengatakan saat berkunjung ke Kota Batu melihat berbagai sudut yang menunjukkan Kota Batu. Hal tersebut dirasa unik dan kreatif untuk menunjukkan Kota Batu.

Karena itu, membuatnya bersama keluarga tertarik untuk sejenak berswafoto di area titik-titik itu. Apalagi berfoto di depan neon box raksasa I Love Batu.

“Bagus dan menarik tulisan seperti ini. Jadi membuat kita tertarik buat swafoto,” ungkap Rifa’i.

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : debyawan erlansyah
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->