Kota Batu Dikepung Tanah Longsor

Salah satu longsor yang terjadi di Jalan Bromo Gang 6, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Selasa (9/1/2018). (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)
Salah satu longsor yang terjadi di Jalan Bromo Gang 6, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Selasa (9/1/2018). (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

BATUTIMES - Hujan deras yang melanda Kota Batu Senin (8/1/2018) malam rupanya membuat beberapa titik mengalami bencana tanah longsor. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu juga menerima banyak laporan tentang tanah longsor dari masyarakat.

Kejadian longsor rata-rata terjadi sekitar pukul 19.00. Antara lain di Jl Bromo Gang 6, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu. Lokasi longsor saat ini sudah diberi garis polisi.

Longsor di daerah tersebut disebabkan hujan lebat sehingga mengakibatkan debit air Sungai Brantas naik. Derasnya arus menggerus pelengsengan.  

Kerusakan terjadi di halaman belakang rumah  Yunani yang dipergunakan untuk menjemur baju. Di titik ini, terjadi longsor dengan dimensi tinggi 6 meter, lebar 7 meter, dan ketebalan kurang lebih 3 meter.

"Waktu kejadian, memang debit air Sungai Brantas cukup tinggi. Kemudian terdengar suara gemuruh. Kami ke belakang, ternyata sudah longsor," ungkap Yunani saat ditemui di rumahnya.

Sementara, Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Batu Ahmad Choirur Rochim menjelaskan, hujan deras memang membuat beberapa titik mengalami tanah longsor. Namun hingga saat ini, kejadian tersebut sudah ditangani.

Hanya, terkait tanah longsor di Jl Bromo, laporan baru masuk Selasa (9/1/2018), pada pukul 10.00 WIB. Dan tim BPBD Kota Batu langsung menindaklanjuti kejadian tersebut.

"Kejadian yang di Jl Bromo ini Senin pukul 20.00. Laporan diterima Pusdalops PB pada Selasa (9/1/2018) pukul 10.00 WIB," ungkapnya. 

Ia menambahkan, titik lain yang mengalami tanah longsor adalah Dusun Toyomerto, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu. Longsor ini diakibatkan hujan deras sehingga pelengsengan tidak mampu menahan derasnya air hujan yang mengalir. Tepat Senin pukul 19.00 Longsor menutup jalan akses Dusun Toyomerto kurang lebih 15 meter dan tinggi tebing longsong kurang lebih 6 meter.

Saat pembersihan material longsor, sempat dilakukan penutupan jalan dikarenakan jalan masih dipenuhi material longsor. Pembersihan material longsor menggunakan alat berat. 

"Kami melakukan pembersihan material longsor cukup lama karena memang di sana cukup parah. Kurang lebih sejak pukul 22.00-02.00," imbuhnya saat dikonfirmasi.

Selain itu, hujan deras mengakibatkan terjadinya longsor di kawasan Payung 2 (jalan oenghubung Kota Batu-Pujon) pukul 19.00. Longsor menutup setengah jalan sehingga lalu lintas terhambat. Dimensi longsor mencapai tinggi 3 meter dan lebar 2 meter. 

Kemudian juga terjadi longsor di Jalan Klemuk (penghubung Kota Batu-Pujon) Senin, (8/1/2018) 20.30 WIB. Terdapat empat titik longsor. Dimensi longsor tinggi 15 meter dan lebar 6 meter yang menutup saluran air. Runtuhan longsor juga menutup badan jalan. "Personel yang terlibat BPBD Kota Batu, Dinas PU dan Penataan Ruang, kodim, Polres Batu, Koramil Batu, perangkat desa, liinmas, Rapi, Garda Relawan dan masyarakat. Semuanya sudah diatasi," ucapnya. (*)

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Raafi Prapandha
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->