Tak Kuat Nanjak, Truk Terguling di Jembatan Kali Lanang

Truk bernopol W8353F yang dikendarai Patirius terguling di Jembatan Kali Lanang, Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kamis (11/1/2018). (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)
Truk bernopol W8353F yang dikendarai Patirius terguling di Jembatan Kali Lanang, Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kamis (11/1/2018). (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

BATUTIMES - Truk bermuatan besi berukuran delapan milimeter terguling saat melewati jalan menanjak di Jembatan Kali Lanang, Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Kamis (11/1/2018). Kejadian tersebut terjadi pukul 08.30. Untung tidak ada korban dalam kecelakaan ini. 

Truk bernopol W8353F itu dikendarai oleh Patirius. Saat ditemui BatuTIMES, sopir hanya mengalami luka ringan. Sedangkan besi yang diangkut tercecer.

Patirius menceritakan, dia mengantar besi dari Surabaya ke toko bangunan di Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji. Dia berangkat dari Surabaya sekitar pilukul 02.00.

Setelah melewati Jembatan Kali Lanang dan akan memasuki jalan tanjakan tajam, tiba-tiba mesin kendaraannya mati. Tanpa bisa dikendalikan, truk itu mundur dan terguling.

“Awalnya tanjakan tajam antara perbatasan Desa Giripurno dan Karangploso. Di sana saya bisa melewati jalan tersebut. Tapi saat di Jembatan Kali Lanang ini, tiba-tba mesin berhenti dan mau menanjak lagi nggak kuat,” ungkapnya.

Patrisius sempat mendapatkan perawatan karena luka ringan di Puskesmas Bumiaji. Karena truk memenuhi setengah badan jalan, polisi mengatur arus kendaraan dengan sistem buka tutup. Namun, tidak terjadi kemacetan selama proses evakuasi. Tapi proses evakuasi berlangsung lama mengingat jumlah material besi yang tumpah ke jalan harus diangkut menggunakan mobil pikap.

Kanit Laka Polres Batu Ipda Anton Hendri mengatakan, dalam kejadian tersebut, saat terguling, truk menimpa satu sepeda motor yang berada di belakangnya. Namun beruntung pengendara motor mengetahui truk tak kuat menanjak sehingga pengendara itu melompat dari sepeda motornya.

"Satu sepeda motor tertindih besi pas terguling. Tetapi pengendara sepeda motor tidak apa-apa. Hanya luka-luka ringan arena pengendara itu lompat dari motor,” kata Anton di lokasi.

Ia menambahkan, dari hasil penyelidikan sementara, disimpulkan truk tersebut tidak siap untuk jalan tanjakan. Sedangkan jumlah besaran muatan masih belum diketahui. 

“Tapi kalau kendaraan kondisinya tidak sehat, pasti rawan saat berada di tanjakan. Uji kelayakan kendaraan memiliki surat yang jelas. Satu tahun baru habis masa berlakunya,” kata Anton. (*)

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Yunan Helmy
Publisher : debyawan erlansyah
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->