Klenteng Kwan Im Tong Sambut Perayaan Imlek, Berikut Persiapannya

Salah satu umat tionghoa sedang membersihkan patung di Klenteng Kwan Im Tong di Jalan Gajahmada, Kecamatan Batu, Senin (5/2/2018). (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)
Salah satu umat tionghoa sedang membersihkan patung di Klenteng Kwan Im Tong di Jalan Gajahmada, Kecamatan Batu, Senin (5/2/2018). (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

BATUTIMES - Tahun baru imlek akan dirayakan 16 Februari 2018 mendatang. Jelang perayaan hari besar bagi  etnis Tionghoa di seluruh dunia ini persiapannya terlihat di Klenteng Kwan Im Tong di Jalan Gajahmada Kota Batu. 

Puluhan warga Tionghoa sejak pukul 10.00 WIB mulai melakukan pembersihan altar dan mencuci kimsin (patung). Jika beberapa tempat ibadah terkadang melakukan pembersihan dengan cara dimandikan, berbeda dengan di klenteng satu ini.

“Memang setiap klenteng punya adat tersendiri untuk membersihkan. Memang ada tang berisi air bunga. Tapi kalau di sini cukup di lap saja pakai air bersih karena takut rusak,” ungkap Handy Wijaya pengurus Klenteng, aKwan Im Tong di Jalan Gajahmada, Kecamatan Batu. 

Pembersihan dilakukan dengan air dan dilap menggunakan tisu atau tisu basah satu persatu. Patung yang dibersihkan selain terbuat dari keramik, ada juga yang dari kayu.

Bahkan, ada juga patung Dewi Kwan Im yang usianya 100 tahun dari Tiongkok. Patung itu tergolong yang tertua dari puluhan koleksi di Klenteng Kwan Im Ton.

Kemudian mereka juga membersihkan Patung Dewa Kuan Kong dan sebagainya lalu mengganti yulo atau abu bekas dupa. 

“Ini merupakan acara rutin kami mendekati Imlek. Ya membersihkan altar, mencuci kimsin atau patung dewa,” imbuhnya kepada BatuTIMES, Senin (5/2/2018).

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi agenda tahunan. Selain agar Klenteng bersih, umat yang melalukan ibadah bisa lebih khusuk.

“Selama setahun pasti banyak debunya. Jangan sampai ada unsur negatif yang menempel,” ucap Handry.

Ia menambahkan di tahun baru ini akan mengawali tahun Anjing Tanah 2569. Tidak ada ritual khusus untuk menyambut tahun anjing tersebut. 

“Anjing tanah di tahun baru Imlek ini harapannya supaya diberi kelancaran rezeki. Perjalanan hidup manusia bisa dapat kebahagiaan,” harapnya.

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Heryanto
Publisher : Raafi Prapandha
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->