DPRD Kota Batu Tak Setuju Kecamatan Batu Dipecah Jadi 2 Dapil

Gambaran empat usulan dapil. (KPU-kota atau.go.id)
Gambaran empat usulan dapil. (KPU-kota atau.go.id)

BATUTIMES - Bertambahnya penduduk Kota Batu menjadi 203.214 jiwa mengharuskan Kota Pariwisata ini dipecah jadi empat daerah pemilihan (Dapil) pada Pemilu legislatif 2019 mendatang.

Namun,  DPRD Kota Batu keberatan jika Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu memisahkan Kecamatan Batu menjadi dua daerah pemilihan (dapil). 

Ketua KPU Kota Batu Rochani mengatakan pihaknya diundang DPRD Kota Batu untuk berdialog membahas usulan penataan ulang dapil pada Pemilu Legislatif 2019. 

Usai merespons surat DPRD Kota Batu pada 25 Januari lalu, Selasa (6/2/2018) KPU menyampaikan gambaran akan mempertahankan Kecamatan Batu sebagai satu dapil. 

"DPRD Kota Batu mengundang dialog terkait usulan KPU. Kami jelaskan Kenapa harus berubah, DPRD Kota Batu meminta seperti pada pilek 2014 lalu di Kecamatan Batu hanya satu dapil," ungkap Rochani di Kantor DPRD Kota Batu.

Ia menjelaskan prinsip yang disampaikan harus sesuai prosedur dan menkanisme yang sudah diatur dalam UU No 7 tahun 2017. Termasuk peraturan KPU nomer 16 tahun 2018 tentang pentaan daerah pemilihan dan alokasi kursi bagi anggota DPRD.

"Kita nggak pernah keluar dari itu. Penataan dapil merupakan amanat UU. Sebagian besar DPDRD Kota Batu menghendaki dapil tetap 12 kursi," imbuhnya.

Hanya saja, karena bertambahnya jumlah bertambah penduduk sehingga alokasi 14 kursi di Kecamatan Batu maka alokasi kursi tersebut sudah melebihi batas yang ditetapkan.

"Satu dapil minimal 3, maksimal 12. Nah ini ketemu 14 kursi sehingga harus dipecah dua dapil. Kalau nggak setuju kami sangat terbuka agar kirim surat secara resmi alasannya apa jika keberatan dengan usulan KPU itu," jelas warga Kelurahan Ngaglik, Kecamatan Batu ini. "Lebih baik didemo daripada menyalahi aturan," tutupnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Batu Hari Danah mengatakan jika DPRD Kota Batu meminta agar tetap menjadi tiga Dapil. "Kecamatan Batu harus tetap maksimal alokasi 12 kursi, walaupun itu aturan DPRD Kota Batu kan masih boleh untuk usul," kata Hari Danah.

Sementara itu empat usulan itu yakni usulan 1, Dapil Kota Batu 1 terdiri Kelurahan Ngaglik, Kelurahan sisir, Kelurahan Temas, dengan alokasi kursi 7. 

Dapil Kota Batu (2 kursi), terdiri dari Kelurahan Songgokerto, Desa Pesanggrahan, Desa Sidomulyo, Desa Sumberejo, Desa Oro-oro ombo, dengan alokasi kursi 7. Dapil Kota Batu 3 dari Kecamatan Bumiaji, alokasi kursi 9. Dapil kota batu 4 di Kecamatan Jnrejo, alokasi kursi 7.

Lalu usulan 2, Dapil Kota Batu 1 terdiri dari Kelurahan Sisir, Kelurahan Temas, Desa Oro-oro ombo, alokasi kursi 7. 

Dapil Kota Batu 2 terdiri Kelurahan Songgokerto, Desa Pesanggrahan, Desa Sidomulyo, Desa Sumbererjo, Kelurahan Ngaglik dengan alokasi kursi 7. Dapil Kota Batu ada tiga di Kecamatan Bumiaji, alokasi kursi 9. Dapil kota batu 4 di kecamatan Junrejo, dengan alokasi kursi 7.

Sedangkan usulan 3, Dapil Kota Batu 1 terdiri dari Kelurahan Temas, Kelurahan Sisir, Desa Sidomulyo, dengan  alokasi kursi 7. 

Dapil Kota Batu 2 terdiri dari Kelurahan Songgokerto, Desa Pesanggrahan, Desa Sumberejo, Kelurahan Ngaglik, Desa Oro-oro ombo, alokasi kursi 7. Dapil Kota Batu 3 Kecamatan Bumiaji, alokasi kursi 9. Dapil kota Batu 4 Kecamatan Junrejo, alokasi kursi 7.

Dan usulan 4, Dapil Kota Batu 1 terdiri dari Desa Oro-oro ombo, Desa Pesanggrahan, Kelurahan Songgokerto, Kelurahan Temas, alokasi kursi 7. 

Dapil Kota Batu 2 terdiri dari Kelurahan Sisir, Kelurahan Ngaglik, Desa Sidomulyo, Desa Sumberejo, alokasi kursi 7. Dapil Kota Batu 3, Kecamatan Bumiaji, alokasi kursi 9. Dapil Kota Batu 4 Kecamatan Junrejo, alokasi kursi 7.

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Heryanto
Publisher : Raafi Prapandha
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com