Bupati Rendra Kresna Ditodong Bangun Pengelolaan Sampah dan Sarana Olahraga

Bupati Malang Dr H Rendra Kresna (kanan) mendengarkan usulan dari warga dalam acara Bina Desa Duwet Krajan, Kecamatan Tumpang. (foto : Imam Syafii/MalangTIMES)
Bupati Malang Dr H Rendra Kresna (kanan) mendengarkan usulan dari warga dalam acara Bina Desa Duwet Krajan, Kecamatan Tumpang. (foto : Imam Syafii/MalangTIMES)

  Warga Desa Duwet Krajan, Kecamatan Tumpang, meminta Bupati Malang Dr H Rendra Kresna membangun tempat pengelolaan sampah dan lapangan olahraga.

Permintaan itu dikatakan beberapa warga sekitar dalam acara silaturahmi dan dialog terbuka Bina Desa Duwet Krajan yang digelar di SDN Duwet Krajan, tepatnya di Dusun Tosari, Rabu (7/2/2018) malam.

  Acara ini dihadiri langsung Bupati Dr H Rendra Kresna, Wakil Bupati Sanusi, Sekda Didik Muljono, Camat Tumpang Sugeng Prayitno, Kades Duwet Krajan Imron, seluruh organisasi perangkat daerah Kabupaten Malamg, anggota DPRD Kabupaten Malang dan tokoh masyarakat lainnya.

  Ketika dalam acara sesi dialog berlangsung, salah satu warga bernama Masluhah mengusulkan agar ada pembangunan lokasi pengelolaan sampah di Desa Duwet Krajan. "Kami ingin di Desa Duwet Krajan punya tempat pengelolaan sampah, Pak, untuk menjaga lingkungan dan nantinya akan mudah untuk pengelolaan sampahnya," kata dia.

Menurut Masluhah, bila nanti dibangun pengelolaan sampah, dampaknya akan bermanfaat bagi masyarakat setempat dan mendukung tercapainya target pelayanan persampahan di Desa Duwet Krajan dengan baik.

  Menanggapi pertanyaan tersebut, Rendra Kresna mengatakan bahwa itu ide pemikiran yang sangat bagus untuk menjaga lingkungan. "Usulannya bagus sekali. Masalah pengelolaan sampah nanti akam dikoordinasikan dulu dengan Dinas Lingkungan Hidup. Tapi yang perlu diketahui, pengelolaan sampah terpadu di Desa Mulyo Agung, Kecamatan Dau, menjadi percontohan tingkat nasional," ucap dia.

Jadi, menurut Rendra, di Mulyo Agung masalah persampahan sudah bagus dan tidak diragukan lagi dengan sistem pengelolaan sampah berbasis reduce, reuse, recycle (3R).

  Selain mengusulkan tempat pengelolaan sampah, warga juga ingin Bupati Rendra membuatkan taman guna menjaga keasrian lingkungan sekitar. Warga lain, Andre, mengatakan bahwa pemuda di Desa Duwet ini mayoritas suka berolahraga. "Kami ingin menyampaikan ke Pak Rendra untuk bisa membuat lapangan voli," ucapnya.

  Rendra menanggapi bahwa untuk merealisasikan lapangan olahraga, perlu koordinasi dari berbagai pihak terkait. "Saya setuju saja. Apalagi saya melihat pemuda di sini semangat bermain volinya. Saya perlu koordinasi dulu untuk penetapan lahannya dengan bukti surat tanah yang jelas," ungkapnya.

Artinya, status tanahnya milik siapa dulu, apakah Perhutani atau pemerintah daerah. "Kalau lahan Perhutani yang ditanami tanaman produktif itu tidak boleh. Makanga warga membawa surat tanahnya ke Badan Pertanahan Nasional dulu, lalu saya tindak lanjuti," ucap Rendra.

   Rendra menyampaikan bahwa dalam kegiatan bina desa ini tujuannya silaturahmi dan saling mengatasi permasalahan atau keinginan apa yang ada di masyarakat desa tersebut. "Kami berharap melalui bina desa ini ke depan mampu menumbuhkan rasa kegotongroyongan dan kebersamaan yamg kuat, antara warga dengan Pemerintah Kabupaten Malang," pungkasnya. (*)

Pewarta : Imam Syafi'i
Editor : Yunan Helmy
Publisher : debyawan erlansyah
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->