Pemeriksaan Terakhir KPK, Mantan Sekda Pemkot Malang Pilih Bungkam

Mantan Sekretaris Daerah Pemkot Malang Cipto Wiyono usai pemeriksaan di Polres Batu, Kamis (8/2/2018). (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)
Mantan Sekretaris Daerah Pemkot Malang Cipto Wiyono usai pemeriksaan di Polres Batu, Kamis (8/2/2018). (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

BATUTIMES - Pemeriksaan tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk tersangka M. Arief Wicaksono (MAW) dalam TPK Suap terkait pembahasan APBD-P Pemerintah Kota Malang TA 2015 berakhir Kamis (7/2) hari ini. Pemerksaan terhadap mantan Sekretaris Daerah Kota Malang Cipto Wiyono menutup serangkaian pemerikaan yang dilangsungkan di Polres Batu.

Cipto memilih bungkam saat bertemu dengan awak media. Sejumlah pertanyaan yang dilontarkan oleh para awak media, banyak yang tidak dijawab. Dia memilih bungkam sambil bergegas mencari dan masuk ke dalam kendaraan untuk menghindari awak media. 

Cipto yang datangmemenuhi panggilan penyidik dengan kemeja bermotif kotak-kotak, berwarna merah dan putih itu datang pada pukul 10.00. Lalu saat ditanyai terkait pertanyaan apa saja disodorkan tim KPK, ia tidak menjawab.
Dia mengatakan pemeriksaan masih dalam kasus yang sama (terkait tersangak MAW suap terkait pembahasan APBD-P Pemerintah Kota Malang TA 2015. “Tadi masuk jam 10.00, ya pemeriksaan dalam rangka yang sama. Semoga ini jadi pemanggilan yang terakhir,” kata Cipto.

Cipto keluar dari Polres Batu kurang lebih pukul 14.30. Tidak lama kemudian disusul tim penyidik KPK  yang keluar Polres Batu pukul 15.00. Penyidik membawa serta tas punggung dan koper yang dimasukkan ke dalam mobil. 

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menjelaskan dalam penyidikan hari terakhir ini, tim penyidik sama mendalami pengetahuan saksi terkait uang ketok yang sumbernya diduga berasal dari rekanan Pemkot Malang. 

Tim penyidik KPK saat akan meninggalkan Mapolres Batu, Kamis (8/2/2018). (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

“Hari ini (Kamis) pemeriksaan terakhir oleh tim penyidik KPK yang telah berlangsung sejak senin (5/2). Hari ini 3 orang saksi yang diperiksa dari 12 orang yang dijadwalkan. Beberapa saksi sudah dimajukan pemeriksaannya kemarin,” kata Febri.

Ia menjelaskan selain Cipto, dua pejabat Pemkot Malang lainnya adalah mantan Kepala Bidang Perumahan dan Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum Kota Malang; Tedy Sujadi Soemarna, dan Kepala Bidang Stabilitas Harga dan Perlindungan Konsumen Dinas Perdagangan Kota Malang atau Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kota Malang; Noer Rahman. Sedangkan 9 orang lainnya dari pihaknya swasta. 

Sementara itu, selama tiga hari terakhir, KPK telah memanggil 45 saksi. Yakni 43 dari anggota DPRD Kota Malang dan dua pejabat Pemkot Malang. Dengan demikian hingga hari terakhir ini tercatat tim penyidik KPK telah memeriksa sejumlah 57 orang terperiksa. Terdiri dari anggota DPRD Kota Malang, pejabat Pemkot Malang, Staf Ahli Pemkot Malang dan pihak swasta.

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Raafi Prapandha
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com