Ini Cara Pemkot Batu Atasi Kebiasaan Buang Sampah di Hutan Lindung

Pemandangan sampah di area hutan lindung di Dusun Kungkuk, Desa Punten, Kecamatan Bumiaji. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)
Pemandangan sampah di area hutan lindung di Dusun Kungkuk, Desa Punten, Kecamatan Bumiaji. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

BATUTIMES - Kebiasaan membuang sampah warga Dusun Kungkuk, Desa Punten, Kecamatan Bumiaji, di area hutan lindung ditindaklanjuti  oleh Pemkot Batu melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Beberapa rencana telah disusun, mulai menyediakan gerobak, kontainer, hingga tempat pembuangan sampah terpadu (TPST).

Kepala DLH Kota Batu Arief As Siddiq menjelaskan, bertambahnya jumlah masyarakat memang perlu diimbangi dengan adanya sarana TPS. Sedikitnya sarana juga memengaruhi  kebiasaan membuang sampah.

"Memang TPS yang dulu jika hanya satu dan  warga bertambah, kami tidak bisa menyalahkan itu. Karena itu, kami punya beberapa solusi," kata Arief, Jumat (9/2/2018).

Menurut dia, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko meminta agar memprioritaskan TPST secara efektif tahun ini. "TPST di setiap desa harus ada," ungkapnya.

Namun, program jangka pendek yang akan menjadi solusi antara penambahan gerobak atau kontainer. "Kalau kami memberikan kontainer, warga harus memberikan ruang untuk hal tersebut," kata mantan camat Batu ini.

Diketahui warga desa sekitar sudah terbiasa membuat sampah di area hutan lindung. Hal tersebut sudah terjadi sejak beberapa tahun yang lalu. Sampah yang dibuang di sana kebanyakan sampah rumah tangga. (*)

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Raafi Prapandha
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->