Ingin Sup Iga yang Dagingnya Empuk dan Gampang Digigit, Ini Resep Rahasianya

Sup iga ini sangat cocok dinikmati ketika berwisata ke Kota Batu apalagi di musim penghujan saat ini. (Foto: Muklas/BatuTIMES)
Sup iga ini sangat cocok dinikmati ketika berwisata ke Kota Batu apalagi di musim penghujan saat ini. (Foto: Muklas/BatuTIMES)

KOTA BATU - Masakan sup iga sapi bisa menjadi rekomendasi santapan di akhir pekan. Masakan berkuah ini bisa bikin lidah bergoyang tetapi tak sampai merogoh kocek dalam-dalam. Rasa gurih kaldu sapi bercampur merica sungguh menggugah selera, apalagi ketika suasana Kota Wisata Batu sedang gerimis.

Wisatawan bisa mencoba sup iga di beberapa rumah makan di Kota Batu. Salah satunya di warung Mina Jaya, Jalan Pattimura Kota Batu.

Pembeli akan disuguhi sup iga dengan tekstur daging empuk ditaburi rempah yang sesuai dengan lidah pecinta kuliner.

"Daging yang kami sajikan berkualitas tinggi, daging sapi muda. Lebih empuk dan dagingnya mudah digigit," kata Khusnul Khotimah, pemilik warung Mina Jaya kepada BatuTIMES.

Untuk membuat masakan sup iga yang enak dan lezat itu, Khusnul memulainya dengan merebus air hingga mendidih. Airnya harus benar-benar matang. Kemudian iga pilihan dimasukkan dengan disusul aneka rempah-rempah berkualitas bagus.

Beragam bumbu dicampurkan. Antara lain bawang putih, merica, bawang merah, dan irisan bawang bombai. Lalu, ditaburi gula dan garam secukupnya. Ditambahkan pula penyedap sesuai selera.

"Jangan lupa ditambah irisan jahe. Agar rasa lebih sedap dibandingkan sup iga di tempat lain. Ini resep turun-temurun," jelas istri dari Muhammad Miftahul ini.

Khusnul membeberkan, resep sup iga ini didapat turun-temurun. Sang ibu kandungnya, Amina yang sudah almarhum, adalah sosok ibu yang mahir memasak. Terutama berhubungan dengan olahan daging dan beragam masakan iga.

Khusnul pun mewarisi ilmu memasak dari ibunya dan membuka warung di tepi jalan sejak 2007.

Para konsumen dan wisatawan sering mampir untuk mencicipi masakan andalan sup iga yang disajikan di warungnya. Wisatawan dan pengunjung banyak yang berdatangan silih berganti di warungnya. Seperti datang dari Surabaya, Bandung, Jakarta, Solo, dan Jawa Barat.

"Bahkan ada yang datang dari Malaysia untuk incip-incip (mencicipi). Kalau hari Sabtu dan Minggu bisa menghabiskan 50 kilogram-100 kilogram iga," kata Khusnul.

Nah, berapa rupiah yang harus dibayar untuk satu mangkuk sup iga? Untuk harga satu porsi sup iga cukup bayar Rp 20 ribu saja.  Wow. (*)

Pewarta : Muklas
Editor : Yosi Arbianto
Publisher : Yosi Arbianto
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->