Jatim Park Group Sudah Berhias Pernik-Pernik Imlek

Hiasan perayaan Imlek sudah terlihat di Museum Angkut. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)
Hiasan perayaan Imlek sudah terlihat di Museum Angkut. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

BATUTIMES - Kemilau hiasan berwarna merah terpasang mencolok di beberapa park milik Jatim Park Group. Pernik-pernik tersebut disiapkan dalam menyambut perayaan tahun baru Imlek pada 16 Februari mendatang. 

Salah satu ciri khas dalam setiap perayaan Imlek adalah penggunaan warna merah di segala tempat. Warna merah melambangkan sesuatu yang kuat, sejahtera, dan membawa hoki. Pernik-pernik Imlek warna merah itu terlihat di Museum Angkut, Jatim Park 1, Eco Green Park, Jatim Park 2, Galeri Musik Dunia dan sebagainya. 

Hiasan dekorasi yang disuguhkan bagi wisatawan tersebut rata-rata berukuran cukup besar. Seperti dekorasi gapura yang terpasang di pintu masuk masing-masing park. 

Dekorasi Imlek di Jatim Park 1. (Foto: Jatim Park for BatuTIMES)

Misalnya di Museum Angkut, di sana terpasang arsitektur gapura khas Negeri China, ditambah tulisan aksara China ‘Ging Xi Fa Chai’. Lalu ada l ampion berwarna merah yang dipercaya mengusir pergi kemalangan dan karya seni ukiran kertas.

Perayaan di tahun 2569 ini adalah peruntungan shio di tahun Anjing Tanah. Karena itu, dekorasi di setiap park tak luput dengan hadirnya anjing tanah yang didesain berwarna keemasan. 

Tahun Baru Imlek disebut juga dengan Festival Musim Semi, menandakan dimulainya periode musim semi. Karena itu, menghias ruangan dengan bunga yang bermekaran sangatlah umum, sebagai lambang tibanya musim semi dan harapan akan tahun baru yang lebih sejahtera.

Tidak ketinggalan pohon angpao yang menjadi kekhasan perayaan ini selalu hadir. Dekorasi-dekorasi itu tak luput dari ajang swafoto bagi wisatawan yang datang. 

Dekorasi Imlek di Galeri Musik Dunia. (Foto: Jatim Park for BatuTIMES)

Banyak wisatawan yang mengunjung park mengabadikan momen swafoto, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Menurut mereka, berswafoto di dekorasi Imlek itu supaya terasa suasana perayaan tahun baru China. 

“Dekorasi seperti ini memang sangat penting di tempat-tempat wisata agar wisatawan seperti saya bisa merasakan misalnya sekarang sedang merayakan Imlek dan dekorasi yang dibuat ini bagus. Jadi, pas buat foto-foto,” ungkap Sri Mulyani, salah satu pangunjung, Minggu (11/2/2018).

Di beberapa park juga memberikan lampion itu menyala pada malam hari sepeti halnya di Museum Angkut.

Hanya, dekorasi Imlek itu di beberapa park dalam tahap penyempurnaan. Sehingga nantinya masih ada spot-spot unik yang siap untuk menyambut wisatawan.

“Ini sudah jadi agenda Jatim Park Group untuk menyambut liburan Imlek. Saat melintasi area park tersebut sudah bisa merasakan suasana imlek,” ujar Titik S. Ariyanto, marketing & public relation manager Jatim Park.

Menurut Titik, tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan kesan mendalam terhadap wisatawan yang datang ke Kota Batu, khsususnya ke Jatim Park Group. “Setiap momen memperingati perayaan apa pun, itu kami sebagai tempat wisata tidak luput untuk menghadirkan hal tersebut,” ucapnya. Bahkan, lanjut Titik, setiap park untuk menarik pengunjung agar swafoto dibuat dengan menarik dan unik. (*)

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Raafi Prapandha
-->
  • Keluarga Korban Shock, Banjir Tangis di Dapur Pasca Aksi Keji Guru

    Keluarga besar Barno (65) dan Musini (60) tampak shock dan berkumpul di dapur rumahnya yang sederhana. Barno dan Musini tiap hari tinggal bersama dengan anak nomer lima bernama Supiah (40) dan cucu lain bernama Asrul (30), Rojikin (19), Sucipto (7). "Sed

  • Dramatis, Penangkapan Pembunuh Pasutri di Bangoan

    Penangkapan terhadap Matal (52 tahun), pelaku pembunuhan terhadap Sumini (70 tahun) dan Barno (70 tahun) berlangsung dramatis, Jum’at (16/11). Pihak Kepolisian bahkan mengerahkan puluhan personelnya untuk menangkap Matal yang masih memegang senjata tajam

  • Gagal, Pembangunan Pasar Sayur Tahap Tak Jadi Dibangun Tahun Ini

    Bagi sebagian para pedagang pasar sayur rupanya harus menunda sejenak keinginannya untuk bisa menempati kios baru. Sebab pada pembangunan tahap dua pasar sayur itu terpaksa tidak bisa dibangun pada akhir tahun.

  • Pemkot Batu Bakal Berikan Angkutan Gratis bagi Wisatawan dan Anak Sekolah

    Setelah Jatim Prak Group me-launching angkutan gratis, tentunya itu menjadi cambuk bagi Pemkot Batu. Sebab, seharusnya yang menyuguhkan angkutan gratis itu adalah Pemkot Batu.

  • Mengembalikan Societiet Concordia, Gedung di Malang yang Juga Jadi Proyek Bung Karno

    Wali Kota Malang Sutiaji memiliki program prestisius di awal masa kepemimpinannya. Yakni mengembangkan Malang City Heritage (MCH) yang akan menjadi ikon wisata di kota dingin ini. Caranya dengan mengembalikan jejak sejarah bangunan-bangunan lama. Salah s

  • Tragis, Pasutri Tewas Ditebas Parang oleh Tetangga

    Pasutri yang diketahui bernama Barno (65) dan Musini (60), warga RT 02 RW 02 Desa Bangoan, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, bersimbah darah dan mengembuskan nafas terakhirnya setelah ditebas parang oleh tetangganya sendiri, Matal (48).

  • Pembunuh Dua Orang Itu Berprofesi Guru Ngaji, Diduga Ada Masalah Keluarga

    Sebelum ditangkap dan dilumpuhkan, Matal (48) warga RT 02 RW 02 Bangoan yang membabat tetangganya hingga menewaskan dua orang diketahui pernah mengalami gangguan jiwa. Selain itu, Matal yang tiap hari berjualan penthol keliling dan guru ngaji itu diduga

  • Jatim Park Gandeng Angkutan Antar Jemput Gratis

    Wsatawan yang berwisata ke seluruh park di Kawasan Jawa Timur Park (JTP) Group akan dipermudah. Kini, dengan menggandeng angkutan umum di Kota Batu, Jatim Park menyuguhkan angkutan gratis khusus bagi wisatawan yang berwisata di Jatim Park Group.

  • Sebelah Surabaya, UMK di Madura Selisih Rp 2 Juta

    Melalui Surat Keputusan (SK) Nomor 188/665/KPTS/013/2018, Gubernur Jawa Timur Dr Soekarwo secara resmi menetapkan upah minimum kabupaten/kota (UMK) di Jawa Timur untuk 2019 mendatang.

  • Minim Alat Bukti dan Saksi, Pengungkapan Kasus Pembunuhan Pasutri Campurdarat Buntu

    Sudah sepekan lebih dugaan pembunuhan Pasangan suami istri (Pasutri) Didik (56) dan Suprihatin (50) warga Ngingas Campurdarat Tulungagung, belum juga terungkap.

  • Miris, Sumber Air di Kota Batu Hanya Tersisa 52 Sumber

    Dari tahun ke tahun kondisi sumber air di Kota Batu semakin hilang. Hal itu dibuktikan oleh Ikatan Mahasiswa Pecinta Alam (Impala) Universitas Brawijaya Malang saat meneliti tentang sumber air di Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.

  • Hotman Paris Akan Bantu Baiq Nuril Selesaikan Kasus Hukummya

    Kasus yang mendera guru SMAN 7 Mataran bernama Baiq Nuril tampaknya mengundang simpati dari pengacara kondang Indonesia, Hotman Paris Hutapea. Pengacara kondang Indonesia ini siap membantu guru SMAN 7 Mataran bernama Baiq Nuril yang menjadi korban pelece

Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->