Musim Penghujan, Hasil Sadapan Getah Pinus di Batu Turun Hingga 70 Persen

Salah satu sadapan getah pinus di lereng gunung panderman, Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Batu. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)
Salah satu sadapan getah pinus di lereng gunung panderman, Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Batu. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

KOTA BATU – Faktor musim penghujan cukup berpengaruh pada turunnya hasil sadapan getah pinus.

Salah satunya di area petak 225 A lereng Gunung Panderman, Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Batu.

Masyarakat sampai enggan mengambil hasil sadapan karena medannya susah dijangkau.

”Memang kondisi cuaca seperti ini membuat saya sendiri susah menjangkau area lereng hutan. Karena medannya ekstrim,” kata Ngadiono salah satu penyadap getah pinus di area petak 225 A, Senin (12/2/2018).

Biasanya ia harus menyetor hasil sadapan ke perhutani setiap 15 hari sekali, sebanyak 1 ton. Tapi saat ini warga Dusun Dresel, Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Batu itu hanya bisa menyadap sebanyak 4 kwintal. 

Penanggung jawab sadapan petak 225A, Resort Pemangkaun Hutan (RPH) Oro-Oro Ombo, BKPH Pujon, Perum Perhutani KPH Malang, Tri Agus Susilo, mengatakan ketika musim penghujaan saat ini salah satu faktornya produksi sadapan getah pohon pinus mencapai 70 persen. 

Hal ini disebabkan jarangnya penyadap dari masyarakat yang enggan untuk mengambil sadapan di tengah lereng Gunung Panderman.

”Penuruan sadapan masing-masing orang bisa sampai 70 peren. Alasannya karean jalur yang ekstrim, para penyadap tidak ingin ambil resiko,” terang pria yang tinggal di Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu ini.

Selain itu, penyadap yang berasal dari masyarakat sekitar itu berfikir menyadap getah pinus hanya pekerjaan sampingan saja. Sebab saat musim hujan mereka lebih fokus di pertanian masing-masing.

Karena banyak yang beralih profesi itu perhutani pun rencananya akan mendatangkan penyadap supaya hasil sadapan lebih maksimal. 

“Ya karena banyak yang alih profesi jadi ojek wisata, karena itu akhirnya salah satu cara agar sadapan maksimal kita akan mendatangkan orang. Untuk kapannya masih belum tahu,” tutupnya.

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Heryanto
Publisher : debyawan erlansyah
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->