80 Kepala Keluarga di Desa Tlekung Batu Justru Diuntungkan dengan Tumpukan Sampah, Mengapa?

Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso (dua dari kiri) saat mencoba nyala gas metan di TPA, Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)
Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso (dua dari kiri) saat mencoba nyala gas metan di TPA, Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

BATUTIMES - Warga Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo sekarang tak perlu lagi merogoh kocek terlalu dalam untuk membeli bahan bakar keperluan memasak di dapur.

Pasalnya, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tlekung membawa dampak positif setelah berhasil diolah hingga menghasilkan gas metan.

Gas metan yang terkandung di dalam tumpukan sampah disalurkan ke rumah warga melalui pipa, menjadi energi alternatif pengganti gas elpiji yang diberikan secara cuma-cuma.

Selain itu, proses pembuatan gas metan ini juga mengurangi bau busuk yang ditimbulkan oleh gunungan sampah tersebut.

Energi berupa gas metan itu diberikan  secara gratis kepada warga yang berada di sekitar kawasan Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPA) Tlekung untuk kebutuhan masak sehari-hari. Totalnya ada 80 kepala Keluarga  (KK) kini telah menggunakan gas metan.  

Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso  mengatakan jika dikelola dengan baik sampah pun sangat menguntungkan masyarakat sekitar.

"Gas metan untuk warga ini sangat membantu. Kalau dulu harus beli elpiji sekarang gak usah. Dan mereka beruntung di tengah-tengah langkanya elpiji sudah nggakbingung lagi," ungkap Punjul.

Meskipun Pemkot Batu menggratiskan gas metan tersebut namun paguyuban gas metan Tlekung sendiri berinisiatif  menarik biaya Rp 10 ribu per bulan untuk biaya perawatan.

“Untuk biaya Rp 10 ribu per bulan itu adalah inisiatif mereka sendiri. Ini di luar tanggung jawab pemkot. Kabarnya untuk biaya perawatan jika ada instalasi yang rusak” kata Punjul.

Punjul berharap, nantinya gas metan ini tidak hanya dinikmati oleh 80 KK, tetapi bisa merambah ke warga lain dengan  penambahan pipa baru yang akan disalurkan ke rumah-rumah warga.

“Kami berharap ke depan tidak hanya di Tlekung saja, gas metan itu bisa dinikmati warga Junrejo juga,” harapnya.  

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Heryanto
Publisher : Zaldi Deo
-->

    Tidak ada artikel terkait

Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->