Bibit Seledri Desa Sumberejo Lebih Menjanjikan, Ini Alasannya

Tanaman seledri di Dusun Santrean, Desa Sumberejo, Kecamatan Batu. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)
Tanaman seledri di Dusun Santrean, Desa Sumberejo, Kecamatan Batu. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

BATUTIMES - Kota Batu dikenal sebagai salah satu penghasil komoditas daun seledri dengan kualitas bagus. Keunggulan itu karena bibit yang dibuat pun bagus. Salah satunya pada pembibitan di Desa Sumberejo, Kecamatan Batu.

Keunggulan bibit dari Sumberejo ini dibandingkan dengan daerah lainnya pada ketahanan bibit saat ditanam. Bibit dari luar biasanya hanya berusia dua hari. Setelah itu, seledri mati. “Beberapa petani Kota Batu membeli bibit seledri diluar daerah, tapi akhirnya gak cocok,” Kata Supryadi, petani sayur Dusun Sumberejo, Desa Sumberejo, Kecamatan Batu.

Menurutnya bibit seledri Desa Sumberejo memang unggul. Baik itu pada masa tanam, dan panen kualitas juga unggul. Hal ini berbanding terbalik dengan daerah lain yang sering gagal panen. 

“Kebanyakan kalau petani yang ingin menanam seledri selalu ke petani yang ada di Desa Sumberejo. Karena dirasa hasilnya memuaskan,” kata Supryadi, Sabtu (3/3/2018).

Ia menambahkan bibit seledri yang dibeli di Desa Sumberejo hasil panen berhasil. Walapun terkena penyakit, masih bisa diatasi dengan obat. Berbeda dengan daerah lainnya biasanya saat tanam  memasuki usia dua hari langsung mati. 

Hal ini terjadi karena jenis kontur tanah yang lebih cocok jika bibit seledri ditanam di Desa Sumberejo. Sehingga banyak dari luar Kota yang melirik bibit seledri dari Desa Sumberejo. Antara Lain Malang raya, Magetan hingga Kalimantan. “Banyak yang membeli juga dari luar kota, karena mereka mengerti kualitas seledri dari Kota batu,” urai bapak yang memiliki empat anak ini. 

Pewarta : Irsya Richa
Editor : A Yahya
Publisher : Angga Lanuma
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->