Komisi A DPRD Jatim ke KPU Batu Dibuat Kaget Target Hak Pilih

Tim KPU Kota Batu bersama Tim Komisi A DPRD Jatim usai melakukan kungker di kantor KPU kota Batu Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Selasa (6/3/2018). (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)
Tim KPU Kota Batu bersama Tim Komisi A DPRD Jatim usai melakukan kungker di kantor KPU kota Batu Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Selasa (6/3/2018). (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

Komisi Pemiliham Umum (KPU) Kota Batu mematok target tinggi partisipasi warga Kota batu dalam Pemilihan Gubernur (pilgub) 2018 mendatang. Targetnya mencapai 80 persen pemilih. Tingginya target tersebut membuat Komisi A DPRD Jawa Timur tercengang saat melakukan kunjungan kerjanya di kantor KPU kota Batu, Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Selasa (6/3/2018). 

Wakil Ketua Komisi A DPRD Jawa Timur Miftahul Ulum mengatakan persentase pemilih dalam Pilkada sudah ditetapkan untuk nasional yakni 75 persen setiap daerahnya. Namun, Kota Batu berani mematok target hingga 80 persen pemilih, hal tersebut sungguh diapresiasi oleh tim Komisi A DPRD Jawa Timur.

"Kota Batu berani mematok presentasi 80 persen itu bagus, otomatis melebihi dari target nasional. Kalau perlu bisa lebih lagi-lah," ungkap Miftahul.

Ia menjelaskan KPU Kota Batu berani mematok presentase tersebut karena memang jumlah penduduk dan kecamatan yang sedikit dibanding kabupaten dan kota lainnya di Jawa Timur. Sehingga ia yakin KOU Kota Batu mampu mewujudkan target tersebut. 

"Apalagi sebelumnya memang Batu yang terbanyak hak pilihnya pada Pilkada lalu. Sekaligus jadi percontohan, sehingga kami yakin targetnya bisa terpenuhi," tambahnya.

Selain itu, dari hasil Roadshow yang dilakukan di KPU kota atau Kabupaten rata-rata dari mereka curhat terkait anggaran yang minim, termasuk Kota Batu. Karena itu, pihaknya kan melakukan evaluasi anggaran tersebut. 

"Ya kebanyakan mereka curhat tentang anggaran yang minim, karena anggaran ini murni dari provinsi. Tapi nanti akan kita lakukan evaluasi," kata Miftahul. 

Sementara itu, Ketua KPU Kota Batu Rochani menjelaskan pihaknya memiliki target 80 persen hak pilih di Kota Batu. Pihaknya sangat optimis bisa mencapai target tersebut, melihat pilgub sebelumnya hak pilih mencapai 70 persen.

"Melihat pilgub sebelumnya  Kota Batu yang terbaik hak pilihnya, 70 persen tertinggi. Dan itu melebihi target. Karena itu kami yakin bahwa pilgub tahun ini Kota Batu juga bisa," ujar Rochani. 

Untuk mewujudkan target itu tentunya ada beberapa hal yang dilakukan. Seperti memberikan kepercayaan dalam hal pelayanannya. Dan menyadarkan hal pilih bahwa Pilgub sangat penting untuk membangun daerah. 

"Terkadang orang gak mau milih karena tahapan yang ruwet akhirnya mereka males. Karena itu kami berikan pelayanan yang mempermudah merek agar punya hak pilih," ucapnya.

Pewarta : Irsya Richa
Editor : A Yahya
Publisher : debyawan erlansyah
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->