Di Kota Batu, Status Siaga Darurat Bencana Diperpanjang Higga April

Bencana longsor yang menyerang Kota Batu di awal bulan Maret di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)
Bencana longsor yang menyerang Kota Batu di awal bulan Maret di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

BATUTIMES - Akibat curah hujan yang tergolong tinggi di bulan Maret ini, status siaga darurat kebencanaan Kota Batu diperpanjang oleh Badan Penanggunalangan Bencana Daerah (BPBD). Status tersebut diperpanjang hingga April mendatang.

Padahal sebelumnya BPBD Kota Batu memprediksi darurat bencana berlangsung sejak Oktober 2017 hingga Februari 2018 lalu. Hal tersebut terjadi karena curah hujan masih tergolong tinggi. 

“Awalnya menang diperkirakan hanya sampai Februari saja. Tapi ternyata hingga akhir Februari dan awal Maret ini ternyata curah hujan masih sama,” kata Kepala Seksi (Kasi) Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Batu Achmad Choirur Rochim, Minggu (11/3/2018).

Ia menambahkan, terkait kondisi cuaca di Kota Batu dari data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), untuk Maret hingga April mendatang, curah hujan berada kisaran normal sampai dengan atas normal. Dengan demikian, analisis dari BPBD Kota Batu, ancaman bencana masih berpotensi terjadi. 

"Dari hasil prakiraan cuaca yang kami terima dari BMKG, masih sama seperti di bulan Februari. Dengan demikian, ancaman bencana masih ada,” imbuhnya.

Sejak awal Maret hingga Minggu (11/3/2018), sudah terjadi tiga bencana tanah longsor yang telah terjadi. Ketiga kejadian itu di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, dua titik dan satu titik di Payung, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, longsor yang ada di Desa Tulungrejo merenggut satu rumah. Selain itu, selama Februari, total kejadian 15 bencana dan anah longsor mendominasi. 

Untuk tanah longsor, ada 9 kali terjadi. Kemudian empat kali pohon tumbang, satu kali tanah ambles dan satu kali tembok ambrol. "Memang yang cukup rawan saat hujan di Kota Batu, yang perlu diwaspadai, adalah tanah longsor. Seperti bulan Februari tanah longsor sering terjadi di area Payung, Kelurahan Songgokerto," jelas Rochim.

Bencana itu terbanyak terjadi di Kecamatan Batu dengan total enam bencana. Disusul Kecamatan Bumiaji ada lima kejadian bencana. Dan empat kejadian bencana terjadi Kecamatan Junrejo.

BPBD Kota Batu juga mengimbau kepada warga Kota Batu saat ada bencana bisa langsung menghubungi perangkat desa setempat atau langsung menghubungi BPBD Kota Batu. Tujuannya agar bisa dilakukan penanganan selanjutnya. (*)

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Raafi Prapandha
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->