Buru Adipura dan Bebas Sampah, Pemkot Batu Serentak Ajak Masyarakat Saber Sampah

Sejumlah orang dari berbagai komunitas TNI, Polri, dan Pemkot Batu saat bersih-bersih di Sungai Kebo, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Minggu (11/3/2018).
Sejumlah orang dari berbagai komunitas TNI, Polri, dan Pemkot Batu saat bersih-bersih di Sungai Kebo, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Minggu (11/3/2018).

BATUTIMES - Tak ingin gagal lagi meraih Adipura tahun 2018, berbagai upaya dilakukan Pemkot Batu. Salah satunya dengan menggerakkan seluruh elemen masyarakat Kota Batu untuk melakukan bersih-bersih bertajuk ‘Gerak Serentak Wong Mbatu’ Sapu Bersih (Saber) Sampah di setiap sudut di 24 desa/kelurahan, Minggu (11/3/2018). 

Ya sejak pagi seluruh jalan protokol hingga di sudut-sudut setiap desa seluruh warga membersihkan sampah lingkungan masing-masing. Titik saber di seluruh lingkungan RT dan RW di seluruh Kota Batu. Bersih-bersih juga berlangsung di tempat usaha, hotel, toko, dan tempat wisata di Kota Batu.

Sambil membawa kantong plastik dan karung, peserta melibas habis sampah di setiap sudut sungai hingga saliran irigasi. Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko, kepala desa, camat, OPD (organisasi perangkat daerah) Kota Batu pun terlibat dalam kegiatan ini.

Banyak sampah ditemukan seperti plastik dan popok. Selain itu, di beberapa titik sungai perkotaan seperti Sungai Kebo di Jalan Lesti, Kelurahan Sisir, dan Sungai Nggentengan di Kelurahan Sisir. 

Tidak hanya diambili sampahnya. Mereka juga membersihkan sungai dari rumput liar agar sanpah tidak menyangkut di rumput tersebut. Lalu peserta juga mengeruk tanah yang cukup tebal di dasar sungai agar air tidak meluber saat hujan datang.

Kepala Dinas Lingkungan Hidp (DLH) Kota Batu Arief As Siddiq menjelaskan, kegiatan kerjabakti serentak ini menandai peringatan hari sampah yang dipusatkan di Alun-Alun Kota Batu. Kegiatan ini melibatkan berbagai elemen masyarakat di Kota Batu agar Kota Batu bebas dari sampah. 

Sasqran utama saber adalah sungai perkotaan. Sebab, selama ini sampah-sampah masih menjadi momok sungai di perkotaan. Sebagai kota wisata, sunga perkotaan sudah seharusnya bersih dari sampah.

“Kerja bakti ini sebagai simbolis menandai kegiatan serentak mulai dari RT dan RW yang dikoordinasi oleh desa. Saber dilakukan di semua titik strategis jalan dan saluran air,” ungkap Arief.

Kegiatan ini juga upaya untuk membebaskan Kota Batu dari sumpah. Kemudian juga supaya Kota Batu berhasil mendapatkan Piala Adipura tahun 2018.

“Ya banyak hal yang bisa didapatkan dari kerja bakti ini. Selain supaya Kota Batu bebas dari sampah, juga agar dapat Adipura,” imbuhnya.

Arief mengimbau agar masyarakat untuk tertib buang sampah pada tempatnya. Rencananya aksi kerja bakti serentak ini akan digelar rutin di Kota Batu. (*)

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Raafi Prapandha
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->