Hadirkan Dua Penggawa Arema, Arek-Arek Batu Timba Ilmu Bola

Kapten Arema FC Dendy Santoso (tengah) dan rekannya, Hendro Siswanto (kanan), saat memberikan contoh memainkan juggling kepada salah satu pemain Stamford Indonesia Football Club di gedung balai desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Minggu (11/3).
Kapten Arema FC Dendy Santoso (tengah) dan rekannya, Hendro Siswanto (kanan), saat memberikan contoh memainkan juggling kepada salah satu pemain Stamford Indonesia Football Club di gedung balai desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Minggu (11/3).

BATUTIMES - Di tengah-tengah kesibukan sebagai pemain Arema FC, Dendy Santoso berkesempatan memberikan motivasi kepada para siswa Sekolah Sepak Bola (SBB) Stamford Indonesia Football Club di gedung balai desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Minggu (11/3/2018). Tidak hanya sekadar memberikan motivasi, tapi Dendy yang juga hadir bersama rekannya, Hendro Siswanto, memberikan tips bermain sepak bola.

Ya Dendy dan Hendro langsung mengajak beberapa siswa SSB itu untuk memainkan juggling (menimang bola berulang-ulang sehingga tidak sampai jatuh ke tanah). Tapi, terlebih dahulu Dendy memberikan contoh juggling agar kontrol bola stabil.

Dendy menyarankan, saat juggling, untuk mengontrol bola, lebih baik menggunakan kali dalam dan menggunakan kura-kura (punggung kaki) saat shooting dan juggling. “Kalau ngontrol bola, lebih bagus itu pakai kaki dalam sama kura-kura,” ungkap Dendy kepada siswa SSB.

Usai memberikan tips itu, Dendy pun memberikan games kepada beberapa siswa SSB. Tantangan yang diberikan Kepada para siswa itu adalah juggling. Dendy meminta kepada siswa untuk melakukan juggling sebanyak 10 kali. Dan ternyata mereka yang maju itu berhasil melakukan tantangan dari Dendy.

Pria kelahiran tahun 1990 ini pun kagum. Kapten Arema tersebut menilai, di usia yang masih dini, kemampuan mereka saat juggling cukup hebat. “Kemampuan mereka ternyata sudah bagus saat juggling tadi. Keren tadi. Apalagi postur badan meraka juga tinggi-tinggi. Ya anak-anak sekarang,” pujinya. 

Hadirnya pemain depan dan gelandang Arema FC itu tidak hanga sekadar membagikan ilmunya, tapi juga memberikan motivasi kepada para siswa SSB.

Motivasi yang diberikan, Dendy dan Hendro minta agar tidak putus asa saat bermain sepak bola, perlu ketelatenan dan banyak belajar. Kemudian selain belajar, siswa SSB didorong berusaha juga mengimbangi dengan berdoa agar keinginan dan cita-cita sesuai dengan keinginan.

“Memotivasi anak-anak supaya bisa jadi pemain bola. Intinya jangan mudah putus ada karena bermain bola harus banyak belajar, supaya cita-cita tercapai,” ujar Dendy.

Menurut dia, mereka juga harus bisa mengatur jadwal untuk bermain dan berlatih sepak bola. Sebab, kebanyakan anak muda saat ini lebih mementingkan bermain. Lalu mengatur pola tidur dan makan.

“Jaga pergaulan. Tepat waktu tidur, makannya teratur. Beberapa anak SMP tidak mementingkan latihan bola, malah lebih bermain. Setidaknya harus imbang,” tambahnya saat menyaksikan pertandingan antar siswa-SSB di lapangan Keliran, Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji.

Sementara, Arif Putranti dari  Stamford Indonesia Football Club mengatakan, hadirnya Dendy dan Hendro ini untuk memotivasi siswa SSB supaya memiliki semangat bermain dan menjadi atlet yang berhasil. Apalagi di usia yang baru satu tahun, Stamford Indonesia Football Club diharapkan bisa terus memberikan prestasi untuk Kota Batu. 

“Memotivasi anak-anak dengan hadirnya pemain profesional.  Supaya anak-anak terdorong seperti mereka,” ujar Arif.

Diketahui SSB ini sebelumnya di usia satu tahun itu telah meraih beragam prestasi di kancah nasional. Salah satunya yakni juara I Bali Youth Championship 2016. (*)

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Raafi Prapandha
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->