Waduh, Ibu Rumah Tangga Alih Profesi Jual Sabu-Sabu

Waka Polres Batu Kompol Nurmala (kanan) saat bertanya kepada tersangka pengedar narkoba dan pil LL di Polres Batu. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)
Waka Polres Batu Kompol Nurmala (kanan) saat bertanya kepada tersangka pengedar narkoba dan pil LL di Polres Batu. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

Nasib pilu dialami ibu rumah tangga berinisial EPL (26), warga Desa Pendem, Kecamatan Junrejo. Niatnya memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga, namun cara yang ditempuh salah. Dia mengedarkan sabu-sabu yang mengantarkan dirinya menjadi tahanan di Polres Batu.

EPL mulai mengedarkan sabu-sabu sejak dua bulan yang lalu. Alasannya untuk memenuhi kebutuhan rumah tangganya. "Ini baru pertama dilakukan EPL, seorang ibu rumah tangga," ungkap Waka Polres Batu Kompol Nurmala.

Saat dibekuk, ditemukan barang bukti empat paket sabu-sabu seberat 1,94 gram beserta dompet, gawai (handphone), uang tunai Rp 45 ribu, dan dua kartu ATM di rumahnya. "Untuk barang bukti sabu-sabu, kami temukan di kamar tidurnya pada 8 Maret lalu," kata waka polres.

Selain EPL, Satreskoba Polres Batu juga berhasil membekuk dua tersangka lainnya. Mereka AS (25), warga Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo, dan ABP (28), warga Kelurahan Kedungkandang, Kota Malang. 

AS diringkus Polres Batu saat berada di rumahnya Dusun Rejoso, Desa Junrejo. Barang bukti yang berhasil didapatkan adalah pil  LL 1.500 butir. Pil itu dikemas dalam paket berisi 100 butir. Lalu ada uang tunai Rp 185 ribu beserta tas untuk tempat pil tersebut dan gawai. AS ditangkap 19 Februari silam. 

"Pengakuan dari tersangka untuk dijual. Satu boks 100 butir itu ia jual seharga Rp 100 ribu. Ia mengaku untuk dijual kepada masyarakat umum. Yang penting laku," imbuh Nurmala.

Sedangkan tersangka ABP dibekuk di sekitar Stadion Brantas, Kecamatan Batu. Saat itu ia membawa satu paket sabu-sabu seberat 0,37 gram. Saat digeledah, di tasnya juga terdapat alat pipet.

"Sesuai dengan UU Kesehatan dan Narkotika, ketiga tersangka ini dijerat 10 tahun penjara. Untuk yang UU kesehatan dan narkotika, 4 sampai 12 tahun," ujarnya. (*)

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Yunan Helmy
Publisher : debyawan erlansyah
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->