Mayoritas Pasien BNN Kota Batu Adalah Pelajar

Polres Batu saat merilis kasus sabu dan pil double L di rupatama. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)
Polres Batu saat merilis kasus sabu dan pil double L di rupatama. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

BATUTIMES - Hingga akhir bulan Maret 2018 tercacat ada sekitar 60 orang yang menjalani masa rehabilitasi oleh Badan Narkotika Nasional Kota Batu. Dari jumlah tersebut didominasi oleh pelajar.

"Hingga saat ini kami menangani 60 orang, 80 persen adalah pelajar di Kota Batu, memang jumlah ini meningkat dari sebelumnya," ungkap Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Kota Batu Edi Haka, Minggu (8/4/2018).

Untuk saat ini BNN Kota Batu menindaklanjuti dengan melakukan perawatan, pengobatan, dan pembinaan sehingga mereka bisa berhenti menggunakan Narkoba.

Memang cukup disayangkan dengan meningkatnya pengguna narkoba di kalangan pelajar Kota Batu. Meski demikian, keterlibatan sekolah dan masyarakat mulai meningkat dengan adanya kerjasama dengan BNN Kota Batu untuk mengurangi angka tersebut.

"Meski angka meningkat, tapi keterlibatan sekolah dan masyarakat untuk menggandeng BNN Kota Batu juga cukup tinggi," imbuhnya

Menurutnya dengan angka yang bertambah itu memang cukup disayangkan. Tetapi tingkat kepedulian dan kewaspadaan masyarakat meningkat. Dan hal tersebut cukup membantu. 

Ia menambahkan ada tiga strategi yang dilakukan untuk memerangi narkoba di Kota Batu. Yakni dengan sosialisasi turun ke desa dan kelurahan. Kemudian memasang baliho dan banner di seluruh sudut Kota Batu.

"Kami mengajak seluruh elemen untuk kerjasama memerangi narkoba," kata Edi.

Dia menyebutkan kerjasama itu dengan pemerintah, Kelompok organisasi masyarakat, kelompok pendidikan. Tujuannya agar mengambil kebijakan untuk melindungi generasi bangsa dari bahaya narkoba.

Pewarta : Irsya Richa
Editor : A Yahya
Publisher : Zaldi Deo
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com