Beri Layanan Optimal, 10 Ribu Blangko E-KTP Disiapkan Pemkot Batu

Petugas Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Batu saat melayani warga Kota Batu di kantor Dispendukcapil. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)
Petugas Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Batu saat melayani warga Kota Batu di kantor Dispendukcapil. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

BATUTIMES - Tidak ingin terlambat memberikan pelayanan kepada warga Kota Batu, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Batu siap siaga. Hal tersebut dilakukan dengan menyediakan blanko elektronik Kartu Tanda Penduduk (E-KTP).

Pada awal bulan April lalu, Dispendukcapil menyediakan 10 ribu blanko E-KTP bagi warga Kota Batu yang melakukan perekaman. Kuota itu tentunya untuk menuntaskan warga Kota Batu yang masih memegang Surat Keterangan (Suket).

“Kuota 10 ribu blanko E-KTP ini untuk menuntaskan yang masih membawa Suket. Sejumlah itu datang awal bulan April lalu,” ungkap Maulidiono Kepala Dispendukcapil Kota Batu, Selasa (10/4/2018).

Menurutnya dengan hadirnya kuota blanko E-KTP, dijamin bagi pelajar maupun warga Kota Batu yang baru melakukan perekaman langsung mendapatkan E-KTP. Ya banyak diantara warga itu melakukan perekaman baru ataupun melakukan penggantian. 

“Seperti sebelumnya di SMKN 1 Kota Batu itu ada 100 pelajar yang ikut perekaman. Kemudian keesokan harinya langsung jadi,” imbuhnya saat ditemui di kantornya Balai Kota Among Tani.

Ia menambahkan pada tahun 2017 lalu, kinerja perekaman E-KTP sudah tuntas. Ya presentasenya ada 102 persen yang wajib E-KTP telah melakukan perekaman. Dengan demikian secara target nasional telah terpenuhi.

“Sedangkan untuk akta kelahiran, secara nasional target 85 persen, Kota Batu telah melebihi target yakni 109 persen,” ujar warga Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu ini.

Target ini tercapai sebab Dispendukcapil melakukan jemput bola seperti ke sekolah-sekolah yang ada di Kota Batu. Selain itu, mereka yanga akan berusia 17 tahun sudah dilakukan perekaman. Sehingga saat usinya sudah 17 tahun, bisa mengambil E-KTP. 

“Jadi kita juga sudah melakukan perwkaman bagi usia mereka yang hampir 17 tahun. Misalnya kurang dua bulan lagi usianya 17 tahun kita sudah berikan suket,” tutupnya.

Pewarta : Irsya Richa
Editor : A Yahya
Publisher : Zaldi Deo
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->