8 Desa di Kota Batu Belum Terima DD Tahap I, Ini Kendalanya

ilustrasi
ilustrasi

BATUTIMES - Tahap pertama anggaran Dana Sesa (DD) sudah cari sebesar 20 persen atau senilai Rp 4,1 miliar. Namun tidak semua desa di Kota Batu menerima anggaran tersebut. Tercatat baru 11 desa yang mengantongi DD.

"Dari 19 desa di Kota Batu baru 11 desa yang sudah mendapatkan DD. Sisanya 8 desa ini masih belum menerima," ungkap pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Abu Sufyan.

Ke delapan desa yang belum mengantongi adalah Desa Tulungrejo, Desa Sumbergondo, Desa Giripurno, Desa Sumber Brantas. Lainnya Desa Sumberejo, Desa Oro-Oro Ombo, Desa Sidomulyo, dan Desa Mojorejo.

Sedangkan Ke sebelas desa yang sudah menerima 20 persen tahap pertama ini adalah Desa Pandanrejo sejumlah Rp 201 juta. Desa Bumiaji sebesar Rp 219 juta, Desa Gunungsari nominalnya Rp 283 juta. Desa Bulukerto sebesar Rp 222 juta. Desa Giripurno sejumlah Rp 332 juta

Lalu ada Desa Tlekung dengan nominal Rp 186 juta, Desa Torongrejo sejumlah Rp 211 juta, Desa Pendem sebanyak Rp 229 juta, Desa Punten nominalnya Rp 171 juta, Desa Beji dengan menerima Rp 195 juta, dan Desa Pesanggrahan sebesar Rp 230 juta.

Abu menjelaskan ke delapan desa yang belum menerima DD ini ada beberapa kendala yang dialami. Seperti terdapat evaluasi tentang laporan pertanggung jawaban (LPJ) DD tahun 2017. Lalu belum ada tanda tangan dari kepala desa karena ada kesibukan di luar daerah. 

"Kendala punya tidak begitu berat, seperti tanda tangan, hingga masih ada evaluasi LPJ hanya itu saja," imbuhnya, Kamis (10/5/2018). 

Menurutnya jika di tahap I ini  DD yang digelontorkan 20 persen atau sejumlah Rp 4,2 miliar dari total DD sebesar Rp 21,3 Miliar. Untuk tahap dua, akan turun sebesar 40 persen atau Rp 8,5 Miliar, dan pada tahap tiga sebesar 40 persen sejumlah Rp 8,5 miliar. "Pembagian DD ini memang kita bagikan dalam tiga tahap," jelas pria yang juga staf ahli ini.

Sementara itu, anggaran DD tahun 2018 sebesar Rp 21,3 Miliar. Jumlah tersebut mengalami peningkatan dibanding dengan tahun 2017 sebesar Rp 18 miliar. Jumlah penerimaan maisng-masih desa antara lain Kecamatan Batu, Desa Sumberejo Rp 926 juta, Desa Oro-Oro Ombo Rp 1,3 Miliar, Desa Sidomulyo Rp 1 Miliar, Desa Pesanggrahan Rp 1,1 Miliar. 

Kecamatan Bumiaji, Desa Punten Rp 858 juta, Desa Gunungsari Rp 1,4 Miliar, Desa Tulungrejo Rp 1,3 Miliar, Desa Sumbergondo Rp 1 Miliar, Desa Pandanrejo Rp 1 Miliar, Desa Bumiaji Rp 1 Miliar, Desa Giripurno Rp 1,6 Miliar, Desa Bulukerto Rp 1,1 Miliar, Desa Sumber Brantas 1 Miliar. 

Kecamatan Junrejo, Desa Beji Rp 977 juta, Desa Junrejo Rp 1,1 Miliar, Desa Tlekung Rp 931 juta, Desa Mojorejo Rp 890 juta, Desa Pendem Rp 1,1 Miliar, Desa Torongrejo Rp 1 Miliar.

Pewarta : Irsya Richa
Editor : A Yahya
Publisher : Raafi Prapandha
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->