Dewanti Sarankan Penggunaan Dana Desa 30 Persen Untuk Upah Warga Setempat

Kepala Desa Oro-Oro Ombo Wiwiko saat bertanya kepada Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko di Graha Pancasila, Balai Among Tani, Selasa (15/5/2018). (Foto: Diskominfo for BatuTIMES)
Kepala Desa Oro-Oro Ombo Wiwiko saat bertanya kepada Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko di Graha Pancasila, Balai Among Tani, Selasa (15/5/2018). (Foto: Diskominfo for BatuTIMES)

BATUTIMES - Anggaran Dana Desa (DD) tahun 2018 untuk 19 desa di Kota Batu terus menjadi perhatian Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko. Seperti halnya saat memberikan Pengarahan Pengelolaan DD di Graha Pancasila, Balai Among Tani, Selasa (15/5/2018), Dewanti meminta 30 persen DD diperuntukkan untuk upah penduduk desa.

Ia mencontohkan ketika terdapat pembangunan di desa disarankan pekerja dari desa setempat. Dengan demikian penggunaan DD juga bermanfaat untuk desa setempat.

"DD ini kan untuk masyarakat, sehingga kita kembalikan lagi ke masyarakat. Harus menggunakan Sumber Daya Masyarakat (SDM) sekitar, karena tenaga mereka juga sangat dibutuhkan," ujar Dewanti.

Tidak hanya masalah upah, tetapi terkait keluhan yang seringkali masuk dalam akun sosial medianya. Yang rata-rata mengeluhkan terkait jalan rusak di desa. 

Dewanti pun menyarankan agar bisa memberikan solusi terhadap insfrastruktur di desanya. Baru jika memang tidak bisa menggunakan DD bisa diajukan kepada Pemkot Batu.

"Seperti di China jalan paving dan itu terlihat seperti ratusan tahun, saya ingin di sini juga demikian. Di desa harus bisa begitu, dikerjakan dengan kualitas maksimal meskipun pengerjaan baru bisa dua meter, ya itu dulu. Baru kalau ada dikerjakan lagi tapi kualitasnya bagus," imbuhnya.

Selain itu, ia juga meminta kepada seluruh desa aktif berkoordinasi dan bekerjasama dengan sebaik-baiknya. "Apa yang ada di desa agar cepat diketahui dan merespon. Apapun masalah desa bisa diomongkan karena itu harus buat grup dan dikomunikasikan dengan saya," kata politis PDIP ini.

Ia pun berharap DD pada tahap pertama dan kedua nantinya bisa dikelola dengan maksimal dan kualitas yang terbaik. Lalu anggaran yang sudah didapatkan bisa terserap dengan maksimal. "Barus diserap dan dimanfaatkan dengan maksimal, jangan sampai ada sisa anggaran," harap Dewanti.

Sementara itu, anggaran DD tahun 2018 sebesar Rp 21,3 Miliar. Jumlah tersebut mengalami peningkatan dibanding dengan tahun 2017 sebesar Rp 18 miliar. Pembagian DD ini dibagi menjadi tiga tahap.

Di tahap I ini  DD yang digelontorkan 20 persen atau sejumlah Rp 4,2 miliar dari total DD sebesar Rp 21,3 Miliar. Untuk tahap dua, akan turun sebesar 40 persen atau Rp 8,5 Miliar, dan pada tahap tiga sebesar 40 persen sejumlah Rp 8,5 miliar.

Pewarta : Irsya Richa
Editor : A Yahya
Publisher : debyawan erlansyah
-->
Redaksi: redaksi[at]batutimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]batutimes.com | marketing[at]batutimes.com
-->